Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Mengenal Penyakit Bell’s Palsy yang Diidap Nenek Topless Seruduk Kendaraan di Mangga Dua

Emak-emak menabrak pengendara di Mangga Dua

Emak-emak menabrak pengendara di Mangga Dua. (Facebook/Eris Riswandi)

Anekainfounik.net. Belakangan ini netizen dihebohkan oleh video yang memperlihatkan seseorang perempuan setengah baya berinisial TM (59) dengan kondisi bertelanjang dada (topless) mengemudikan mobilnya hingga menyeruduk pengendara lain. Video ini menjadi viral setelah diunggah oleh akun Facebook bernama Eris Riswandi.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Mangga Dua Dalam, Sawah Besar, Jakarta Pusat, sekitar 09.30 WIB. TM mengendarai mobil Toyota Agya dengan nomor polisi B-1752-URG, melaju dari arah selatan ke utara.

Sesampai di depan makam Habib Sayyid Abu Bakar, TM menabrak kendaraan sepeda motor. Dia kemudian melaju terus hingga menabrak taksi yang keluar dari Hotel Le Grandeur yang berjalan dari barat ke timur. TM kemudian menabrak bajaj.

Tak berhenti di situ, nenek tersebut kembali tancap gas setelah menabrak taksi. Ia kemudian menabrak bajaj yang ada di depannya. Kesal dengan ulah sang nenek, massa lantas mengepungnya. Hingga akhirnya mobil Nenek TM tak bisa melaju lagi.

TM sempat diamankan di kantor Satlantas Polres Jakpus. Kemudian, TM diserahkan kepada keluarganya. Peristiwa itu mengakibatkan kerusakan materi. Tak ada korban dalam kejadian ini.

Wakalantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumadi mengatakan TM menderita penyakit Bell’s Palsy. Hal ini disampaikan anak TM dan ada surat dari dokter yang menerangkan itu.

“Dokter bilang sarafnya itu lo, jadi kayak keganggu, ada surat dari dokter. Anaknya juga bilang dia suka marah-marah sama anaknya. Kita kan kaget juga awalnya, surat dokternya mana untuk meringankan ini, ada surat dari dokternya,” ujar Lilik, Rabu (18/10/2017), seperti dilansir anekainfounik.net dari Detikcom.

Saat tersadar, TM bingung dan sempat menanyakan ke polisi mengenai kejadian sebenarnya.

“Sudah dikerumunin massa. Lho saya diapain, kayaknya dia mau diapain gitu, tahu-tahu orang marah-marah kan tapi orang lama-lama sadar kan, beda, kayak orang gitu ya. Begitu ceritanya,” kata Lilik.

Lilik menerangkan TM bingung dan lupa terkait kejadian tersebut. TM mengaku ke polisi awalnya dia hendak bertemu dengan anaknya namun tiba-tiba telah dikerumuni oleh massa.

“Mau lihat anaknya sih,” terangnya.

Lilik juga menjelaskan kasus ini tidak akan ditindaklanjuti oleh polisi sebab tak ada unsur kesengajaan dari TM menabrak bajaj dan taksi. Surat dokter yang menyatakan TM sedang dalam kondisi sakit juga semakin menguatkan polisi untuk tidak memproses peristiwa tersebut.

“Nggak cuma materi, juga nggak ada unsur sengaja, siang-siang, rame, ibu-ibu, kalau kayak yang di Bandung itu kan nggak lah, ada surat dari dokter gitu,” tegasnya.

Lalu apakah itu penyakit Bell’s Palsy?

Bell’s palsy sendiri adalah kondisi penyakit yang bisa menyebabkan kelumpuhan pada salah satu sisi wajah. Spesialis kejiwaan dr Andri, SpKJ, dari RS Omni Hospital mengatakan tidak ada hubungan antara bell’s palsy dengan reaksi dari TM yang membuka baju.

“Saya rasa memang tidak berhubungan sih dengan bell’s palsy karena gejalanya tidak ada impulsif seperti itu,” kata dr Andri kepada detikHealth dan ditulis Kamis (19/10/2017).

“Gejala impulsif biasannya terjadi pada kasus-kasus stres akut atau memang ada yang berkaitan dengan kondisi tiba-tiba seperti (kecelakaan -red) itu. Tidak ada hubungannya sama bell’s palsy,” lanjutnya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: