//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Alasan Bikin Acara di Puncak, Korpri DKI: Agar Lebih Semangat Bekerja

Anies-Sandi buka acara Tea Walk bersama KORPRI

Anies-Sandi buka acara Tea Walk bersama KORPRI. (Kumparan.com)

Anekainfounik.net. Sekretaris Dewan Korpri DKI Jakarta Didi Hartaya mengatakan alasan dipilihnya kawasan Gunung Mas, Puncak, Bogor untuk mencari suasana baru. Suasana sejuk dan segar dipilih untuk memotivasi semangat kerja para PNS.

“Nuansa dan suasana yang berbeda dari Jakarta, bagaimana membangun suasana baru refreshing jalan di antara perkebunan teh yang sejuk tentu akan memberikan motivasi untuk menemukan semangat kerja,” kata Didi, Sabtu (21/10/2017), dilansir anekainfounik.net dari Detikcom.

Didi menjelaskan padatnya rutinitas pekerjaan dan suasana yang tidak nyaman menjadi alasan utama penyelenggaraan HUT Korpri dilaksanakan di kawasan Gunung Mas. Pasalnya jika tetap di Jakarta para PNS tidak akan mendapatkan suasana yang baru.

“Keseharian PNS hampir semua di Jakarta, Ancol bagi orang Jakarta bukan hal yang aneh karena setiap hari bisa saja ke sana. Tapi ke Gunung Mas kan nggak setiap hari juga ke sana, kita cari suasana segar sejuk dan lagi kalau di Ancol akan bertemu dengan kendaraan lagi yang mungkin akan lebih menyengsarakan orang banyak,” jelas Didi.

Didi meminta maaf atas kemacetan dan ketidaknyamanan pengguna jalan di Puncak, Bogor. Menurutnya, ada sedikit masalah miskomunikasi soal acara Tea Walk.

“Selaku ketua panitia saya mohon maaf atas ketidaknyamanan yang diakibatkan terkait penyelenggaraan Tea walk. Ada miskomunikasi saja,” kata Didi.

Satu hal yang ingin diluruskan oleh Didi, terkait kemacetan panjang di jalur Puncak. Dia bersama Dishub DKI Jakarta telah berkordinasi dan menyampaikan surat langsung terkait kegiatan yang akan dilaksanakan di area Gunung Mas.

“Satu hal yang ingin diluruskan, kepanitiaan bersama Dishub DKI Jakarta sudah berkoordinasi dengan mengirimkan surat izin. Jadi kalau ada statement yang bilang tidak berkoordinasi sepertinya belum melihat izinnya,” jelas Didi.

Kendati demikian, dia juga mengakui beberapa kesalahan yang membuat ketidaknyamanan pengguna jalan lain di jalur Puncak.

“Memang kemacetan ini juga ada dari ketidakdisiplinan anggota korpri yang mungkin datang telat kemudian tidak kebagian area parkir, sehingga parkir di pinggir jalan raya. Sebagai ketua panitia mohon maaf atas ketidaknyamanannya ditambah ada beberapa anggota yang tidak tertib,” tutup Didi.

Jalan-jalan kebun teh (tea walk) Korpri DKI Jakarta 2017 di kawasan Gunung Mas memakan anggaran sekitar Rp 225 juta yang diambil dari APBD DKI Jakarta 2017. Kendati demikian, Sekda DKI Jakarta Saefullah mengatakan tidak semua biaya kegiatan tea walk dibebankan kepada APBD DKI Jakarta karena ditambah dari urunan seluruh anggota Korpri DKI Jakarta.

“(Anggaran tea walk) Rp 225 juta dari APBD. Kekurangan yang lain swadaya, seperti pakaian, akomodasi, semua dari anggota Korpri masing-masing,” kata Saefullah di Gunung Mas, Puncak, Jawa Barat, Sabtu (21/10/2017).

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Agen Bola
Iklan
%d blogger menyukai ini: