Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Usai Dikecam KSPI, Kini Anies Disebut Alumni 212 “Kacang Lupa Kulitnya”

Anies Baswedan dan Habib Rizieq

Anies Baswedan dan Habib Rizieq. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Tak sampai sebulan sejak dilantik Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017), Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mulai ditinggal pendukungnya, pihak yang merasa bersaja mendukung dan memenangkan Pilgub DKI 2017 yang lalu.

Pihak pertama yang mulai mengancam menarik dukungan terhadap Anies adalah organisasi buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Ketua Departemen Infokom dan Media KSPI Kahar S Cahyono menyebut Anies-Sandi tak memenuhi janji kampanye mereka, terutama mengenai penetapan UMP 2018.

Kahar mengatakan, Anies-Sandi pernah meneken kontrak politik bersama buruh saat kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017. Dari 10 poin kontrak politik dengan buruh yang diteken Anies, salah satu poin yang disepakati ialah tidak menggunakan PP No 78 sebagai dasar penetapan UMP DKI Jakarta.

Sementara, Anies sebelumnya menetapkan UMP DKI 2018 sebesar Rp 3.648.035, naik 8,71 persen dari UMP 2017, mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Padahal, KSPI mengusulkan besaran UMP Rp 3,9 juta.

Bahkan Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok jauh lebih berani dalam memutuskan upah minimum provinsi ketimbang Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

“Ternyata Ahok jauh lebih berani dan ksatria dalam memutuskan UMP pada waktu itu ketimbang Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang lebih mengumbar janji,” kata Said dalam keterangan tertulis, Kamis (2/11/2017), dilansir anekainfounik.net dari Kompas.com.

Pihak kedua adalah alumni 212 yang merasa kecewa saat Anies yang diundang tak menghadiri peringatan setahun aksi 411 di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Sabtu (4/11/2017).

Pengacara yang juga penasihat Presidium Alumni 212, Eggi Sudjana, pun menyinggung ketidakhadiran Anies ini. Dia menyesalkan sikap Anies yang tidak memenuhi undangan.

“Kalau bicara kecewa, pasti. Kecewanya adalah, kenapa dia (Anies, red) nggak prioritaskan. Kan subuh-subuh dia nggak ada kegiatan. Mana ada kegiatan kantoran dalam konteks kerja DKI,” ujar Eggi kepada wartawan di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Sabtu (4/11/2017), dilansir Detikcom.

“Apa alasannya tidak datang, tidak kasih kabar lagi,” sambungnya.

Eggi lantas menyindir Anies lewat sebuah pribahasa ‘seperti kacang lupa pada kulitnya’. Menurut dia, jangan sampai alumni Aksi 212 menilai Anies cuma memanfaatkan mereka saat masa kampanye Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

“Jangan sampai umat Islam yang dukung dia dengan ikhlas sekarang butuh hadirnya dia, dia nggak hadir. Itu artinya dia cuma memanfaatkan kita,” ujarnya.

“Kalau itu sampai terjadi, Anies itu junior saya di HMI (Himpunan Mahasiswa Islam, red), jadi saya mengingatkan sebagai senior, jangan kacang lupa kulitnya. Betul-betul komit kepada umat, karena nanti yang bantu dia cuma umat, partai-partai nggak bisa,” sambungnya.

Sementara, Anies enggan menanggapi sindiran Eggi. Ia hanya menggelengkan kepala dan tersenyum kepada para wartawan.

Saat ditanya lebih lanjut apakah dia diundang dalam acara tersebut, Anies memilih tidak mau banyak berucap. “Nggak ada komentar,” ucap Anies sambil kembali menggelengkan kepala.

Sementara itu, dalam kesempatan berbeda, wakilnya, Sandiaga Uno mengaku tak mendapatkan undangan peringatan aksi 411. Selain itu, dia mengatakan memiliki agenda pada pagi ini.

“Saya nggak diundang. Dan pagi jam 04.00 WIB saya sudah salat subuh di Namira (Masjid Namira). Kan jadwalnya kalian pegang,” ujar Sandi kepada wartawan.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: