Iklan
//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Viral, Dokter di Indramayu Pasang Plang Tak Kenakan Tarif untuk Wong Cilik

Plang wong cilik dr S Wijaya

Plang wong cilik dr S Wijaya. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Seorang dokter, dr S Wijaya, yang berpraktik di Jalan DI Panjaitan Nomor 76, Indramayu, Jawa Barat, kini menjadi perbincangan netizen karena tak mengenakan tarif ke pasiennya, wong cilik. Hal itu diketahui dalam plang praktek dokter umum itu yang tertulis ‘Untuk wong cilik, tidak pakai tarif, seikhlasnya saja (masukan ke dalam kotak), dan bagi yang tidak uang tidak usah membayar.” Keterangan waktu praktek pun terpampang. Praktek umum dibuka setiap hari dari pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB. Tutup pada hari Minggu.

Adalah akun Facebook bernama Sanny Lestary yang pertama kali mengunggah foto plang praktek lengkap dengan keteranganya dan foto spanduk yang berada di ruang tunggu.

“Monggo yang belum tahu bagi para bapak-bapak, ibu-ibu, kakak-kakak, adik-adik yang mau berobat tetapi uang tidak mencukupi boleh datang langsung ke dr S Wijaya,” tulisnya dengan disertai keterangan yang tertulis di plang dan waktu praktek.

Dilansir anekainfounik.net dari detikcom, unggahan itu dibagikan sebanyak 1.599 kali oleh pengguna facebook lainnya. Hampir seribu pengguna menyukai kiriman Sanny Lestary. Akun facebook milik Iwan Pangka pun menguggah foto plang milik dr S Wijaya “Dia mengerti untuk apa dia dilahirkan,” kata Iwan Pangka dalam statusnya. Unggahan Iwan Pangka itu dibagikan oleh 1.000 lebih pengguna facebook.

Namun Senin (20/11/2017) hari ini, tulisan dalam plang praktik dokter berubah. Tak ada lagi tulisan soal wong cilik. Plang terlihat baru dicat.

Dilansir anekainfounik.net dari detikcom, dr S Wijaya mengaku sengaja menghapusnya. Namun ia enggan berkomentar lebih jauh. Termasuk soal apa yang dilakukannya. Baginya yang pantas dipuji adalah Sang Maha Kuasa.

Sang dokter yang sudah berusia lanjut ini bercerita mengenai awal menjadi dokter dan alasan menggratiskan layanan bagi pasien tidak mampu.

“Tapi mohon untuk tidak dipublish,” pesannya yang bahkan ditanya berapa usianya tak mau menyebutkannya.

Memang kata-kata di plang di depan kliniknya sudah dihapus, namun di ruang tunggu klinik, kalimat pro terhadap wong cilik itu masih terpasang jelas. “Untuk wong cilik, tidak pakai tarif, seikhlasnya saja (masukan ke dalam kotak), dan bagi yang tidak uang tidak usah membayar.”

Tak ada lagi tulisan wong cilik

Tak ada lagi tulisan wong cilik. (Detikcom)

Di ruang tunggu klinik pun terdapat sebuah kardus berwarna cokelat berisi barang bekas layak pakai seperti pakaian dan juga mainan. Barang-barang itu gratis bagi yang berobat. Satu orang hanya boleh membawa satu barang.

Salahsatu pasien, Aminah (68) warga Desa Karangmalang, Indramayu mengaku selalu berobat ke dr S Wijaya saat sakit. Aminah mengatakan dr S Wijaya sangat membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Alhamdulillah bayarnya seiklasnya. Sangat membantu sekali. Saya selalu ke sini, dulu Pak Dokter tuh buka praktiknya di Jalan Bina Basuki. Kalau saya diabetes, jadi harus sering kontrol,” kata Aminah yang saat itu tengah mengantre untuk berobat, Senin (20/11/2017).

Lebih lanjut Aminah mengatakan barang-barang bekas yang disediakan dr S Wijaya kerap diserbu oleh pasien. “Biasanya pagi ramai mas. Banyak juga barangnya, kalau sudah siang sih tinggal sedikit,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Nurhasanah (39) warga Desa Kepandean, Indramayu mengaku hanya membayar Rp 20 ribu untuk berobat anaknya yang sedang sakit. Bahkan, sambungnya, tak perlu membawa kartu KIS atau BPJS untuk mendapatkan pengobatan yang murah.

“Tadi dimasukkin ke kotak. Seikhlasnya saja, tadi saya masukin Rp20 ribu. Kotaknya ada di belakang Pak Dokternya, jadi enggak lihat kita masukin berapa-berapanya tuh. Dulu pernah di dokter lain, tapi nyampe Rp110 ribuan biayanya,” katanya.

Iklan

Diskusi

One thought on “Viral, Dokter di Indramayu Pasang Plang Tak Kenakan Tarif untuk Wong Cilik

  1. Unik ya…

    Posted by Desfortin | November 21, 2017, 2:12 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
Iklan
%d blogger menyukai ini: