Iklan
//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Buah Simalakama, Anies Bingung Izinkan atau Tidak Reuni Akbar 212 di Monas

Jumlah massa aksi 212 memadati kawasan Monas

Jumlah massa aksi 212 memadati kawasan Monas. (Republika)

Anekainfounik.net. Keputusan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk mengizinkan kawasan Monas digunakan untuk acara keagamaan kini menjadi bola panas. Banyak pihak yang mengkritik hal tersebut karena Monas dekat dengan Istana Merdeka dan massa yang berkumpul berpotensi diarahkan atau dipolitisasi melakukan kerusuhan atau makar.

Padahal pemerintah pusat telah mengatur bahwa kawasan Monas merupakan zona netral. Presiden ke-1 RI, Soekarno sudah mewanti-wanti akan hal tersebut dengan menyediakan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral untuk beribadah serta Lapangan Banteng sebagai titik kumpul massa bukan Monas.

Kini ancaman tersebut niscaya terealisasi saat Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif menegaskan acara reuni akbar alumni 212 tetap akan diselenggarakan di Monas, meski pihak kepolisian menyarankan kegiatan itu diadakan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

“Siapa saja kan boleh menyarankan, tapi kami sudah fixed, semua izin sudah kami urus. Tetap di Monas, salat Subuh berjamaah, tidak ada perubahan tempat,” ujar Slamet saat dihubungi, Kamis (23/11/2017), dilansir anekainfounik.net dari Kompas.com.

Slamet mengaku sudah mengurus perizinan agar acara tersebut tetap terselenggara di Monas.

“Kami sudah rapat berkali-kali, sudah lama persiapaannya,” kata Slamet.

Slamet menyebut acara ini akan dihadiri jutaan orang. Mereka datang dari Jakarta maupun dari luar daerah.

Terkait izin acara di Monas tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyerahkan sepenuhnya kepada Gubernur Anies Baswedan. Menurut dia, nantinya Anies yang akan memantau segala kegiatan di Monas.

“Saya enggak mau berandai-andai. Biar Pak Anies yang in charge untuk penggunaan Monas itu,” kata Sandi, Rabu (22/11/2017).

Sementara, Polda Metro Jaya menyerahkan izin penggunaan kawasan Monas, Jakarta Pusat untuk kegiatan Reuni Akbar 212 ke Pemprov DKI Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, sejauh ini penanggung jawab aksi sudah melayangkan surat pemberitahuan ke Polda Metro Jaya.

“Tanya ke Pemprov (DKI) ya. Kita udah siapkan rencana pengamanan, masalah perizinan silakan tanyakan ke Pemprov ya,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Minggu (26/11/2017).

Kin bola panas ada di tangan Anies. Lalu apa tanggapannya?

Seperti biasa, Anies selalu bungkam dan tak menjawab pertanyaan yang dianggapnya sensitif. Izin ini tentu saja bak buah simalakama bagi Anies. Di saat dirinya sudah mengucapkan janji saat kampanye tetapi resiko lain menanti jika izin diberikan.

Jawaban mengambang sebagai ekspresi kebingungan pun muncul dari jawabannya.

“Saya enggak ngurusi itu,” kata Anies saat ditanya tanggapannya mengenai rekomendasi Kapolda Metro Jaya agar acara tersebut tak digelar di Monas, Senin (27/11/2017).

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: