//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Sandi Naikkan Biaya Pembangunan Stadion BMW, dari Rp 1,3T Jadi Rp 2 T

Sandiaga Uno menaiki kepala Reog Ponorogo

Sandiaga Uno menaiki kepala Reog Ponorogo. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, jumlah dana yang dibutuhkan untuk membangun stadion bertaraf internasional di Taman Bersih, Manusiawi, dan Wibawa atau BMW, Jakarta Utara, naik, menjadi Rp 2 triliun.

Padahal, sebelumnya Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta Ratiyono mengatakan dana yang dibutuhkan sekitar Rp 1,3 triliun dan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2018.

“Total anggaran Rp 1,3 triliun sampai jadi,” ujar Ratiyono, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (16/8/2017), dilansir anekainfounik.net dari Kompas.com.

Sandi berdalih menaikkan anggaran tersebut karena tidak akan menggunakan APBD.

“Kami enggak membebankan APBD karena jumlahnya (anggaran pembangunan) bisa sampai Rp 2 triliun,” ujar Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (27/11/2017).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) untuk membangun stadion di Taman BMW. Pemprov DKI Jakarta, kata Sandi, hanya menyediakan anggaran untuk menyiapkan kajian pembangunannya.

“Di KPBU-nya bahwa ada sekitar 2-5 persen dari perkiraan total estimasi biaya yang harus disediakan Pemprov untuk menyiapkan final business case. Itu yang kami anggarkan,” katanya.

Sandi menyebut Pemprov DKI Jakarta akan melibatkan pemerintah pusat dalam membangun stadion yang juga menurut rencana ya jadi “kandang” klub sepak bola asal Jakarta, Persija.

“Nanti akan masuk melibatkan pemerintah pusat juga karena ini, kan, konsepnya public private partnership,” ucapnya.

Dalam situs apbd.jakarta.go.id, ada dua nomenklatur terkait kajian stadion di Taman BMW. Pertama adalah penyusunan final business case pembangunan stadion bertaraf internasional dengan anggaran Rp 15,9 miliar.

Tolak ukur kinerjanya adalah tersedianya dokumen detail engineering design pembangunan stadion bertaraf internasional.

Nomenklatur kedua adalah penyusunan prastudi kelayakan pembangunan stadion olahraga bertaraf internasional dengan dana Rp 2,9 miliar.

Tolok ukur kinerjanya adalah tersedianya dokumen prastudi kelayakan pembangunan stadion bertaraf internasional. Jika ditotal, anggaran untuk dua kajian itu Rp 18,99 miliar.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: