Iklan
//
Anda membaca...
Hiburan

Penyakit Jantung, Pak Bondan Winarno ‘Maknyus’ Meninggal Dunia

Presenter kuliner terkenal, Bondan Haryo Winarno

Presenter kuliner terkenal, Bondan Haryo Winarno. (Twitter @PakBondan)

Anekainfounik.net. Presenter kuliner Bondan Haryo Winarno yang terkenal dengan kata ‘maknyus!’ meninggal dunia di usia 67 tahun pada Rabu (29/11) pukul 09.05 pagi di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta. Bondan wafat pada. Kabar itu pertama kali disampaikan presenter kuliner, Kelana Rasa Arie Parikesit lewat akun Twitter-nya.

“Mendapat berita duka cita yang bikin lemes mendadak, guru dan teman kita semua Pak Bondan Haryo Winarno meninggal dunia tadi pagi jam 9.05 WIB di RS Harapan Kita Jakarta, jenazah akan dibawa ke rumah duka JL Bangsawan Raya Sentul City siang ini. Mohon doa untuk beliau dan keluarga,” cuit Arie.

Di Twitter, Arie Parikesit juga membagikan percakapan dari Bondandi grup mailing listnya. Dalam percakapan tersebut Bondan bercerita bahwa ia sudah mulai merasa mengalami keluhan kesehatan sejak tahun 2005.

Ketidaksehatan Bondan juga terlihat dari ucapan-ucapan di Twitter-nya, @PakBondan. Di salah satu cuitannya, Bondan pernah menyebut dokter mendiagnosisnya dengan aneurisma katup aorta, atau disebut juga aorta aneurysm.

Menurut Asosiasi Jantung Amerika (AHA), aneurisma adalah pelebaran pembuluh darah secara abnormal atau seperti balon yang disebabkan adanya dinding arteri yang melemah. Penyebab pasti penyakit ini belum jelas, namun ada beberapa faktor resiko yang berkontribusi terhadap penyakit ini yakni atherosclerosis (adanya plak terbentuk di dinding arteri) dan tekanan darah tinggi.

Dalam beberapa bulan ini, almarhum mendapat perawatan karena penyakit jantung. Beberapa hari ini almarhum kembali dirawat di RS Harapan Kita karena adanya infeksi pasca-operasi yang agak serius.

Sebelum dikenal sebagai presenter kuliner, pria kelahiran Surabaya ini mengawali kariernya sebagai seorang penulis dan wartawan Indonesia yang serba bisa. Dia memelopori dan menjadi ketua Jalansutra, suatu komunitas wisata boga yang cukup terkenal di Indonesia.

Baru setelahnya, Bondan dikenal sebagai menjadi presenter dalam acara kuliner di Trans TV bertajuk ‘Wisata Kuliner.’ Dalam acara itu, Bondan memiliki ciri khas dengan ungkapan ‘Pokoke maknyus!’ setiap menjajal makanan yang bercita rasa enak. Ungkapan itu jugalah yang kemudian membuatnya semakin populer.

Bondan sempat mengikuti keinginan sang ibunda dengan mengambil jurusan Arsitektur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Semarang, tapi tidak diselesaikannya. Dia malah memilih menjadi fotografer Puspen Hankam di Jakarta hingga 1970. Setelah itu, ia berpindah-pindah kerja, tetapi tetap dalam lingkup komunikasi massa.

Di Tempo, ia secara tetap mengisi Rubrik Kiat, yaitu kolom pendek soal-soal manajemen, dunia yang juga ia tekuni selama ini. Bahkan ia kemudian ditetapkan sebagai pengasuh rubrik tersebut pada 1984. Pada 1984-1987 ia menjadi redaktur kepala majalah SWA. Pada 1987-1994 ia beralih menjadi pengusaha dan menjabat sebagai Presiden Ocean Beauty International, sebuah perusahaan makanan laut yang berbasis di Seattle Washington, Amerika Serikat.

Antara 1998-1999 ia menjadi konsultan untuk Bank Dunia di Jakarta, dan setelah itu, hingga 2000 ia menjadi direktur eksekutif dari sebuah organisasi pelestarian lingkungan. Pada 2001-2003 ia menjadi pemimpin redaksi harian Suara Pembaruan.

Bondan pernah maju sebagai caleg melalui Partai Gerindra. Saat itu, ia mendaftar di Dapil Jakarta II pada 2014. Hasilnya, Pak Bondan mendapatkan 22.000 suara atau di bawah Biem T Benyamin. Gerindra hanya mendapat 1 kursi di Dapil DKI 2, sehingga Bondan gagal melenggang ke Senayan.

Selamat jalan, Pak Bondan…

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
Iklan
%d blogger menyukai ini: