//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Sudah Beri Izin Reuni 212 Tapi Kemarin Anies Kok Sebut Wewenang Polisi?

Anies Baswedan bersama Arifin Ilham dan Tommy Soeharto

Anies Baswedan bersama Arifin Ilham dan Tommy Soeharto. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diam-diam telah memberikan persetujuan atas izin penggunaan kawasan Monas, Jakarta Pusat, untuk kegiatan reuni Alumni 212 pada 2 Desember Mendatang.

Anies mengakui telah mengeluarkan surat permohonan persetujuan penggunaan Monas tersebut, yang diterimanya sejak seminggu yang lalu.

“Suratnya sudah masuk kira-kira seminggu yang lalu. Diberi ACC. Saya katakan pastikan sesuai dengan pergub yang baru,” kata Anies di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2017), dilansir anekainfounik.net dari Detikcom.

Sementara, saat ditanya ihwal kehadirannya pada reuni akbar Alumni 212, yang akan digelar pada 2 Desember mendatang, Anies masih enggan memberikan kepastian. Dalam undangan reuni akbar Alumni 212 yang beredar, nama Anies tertulis untuk mengisi sambutan.

“Belum tahu,” ujarnya.

Pada surat permohonan persetujuan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta kepada Anies yang beredar, tertulis Anies memberikan persetujuan atas izin penggunaan Monas pada tanggal 24 November lalu.

“ACC, TL sesuai ketentuan. Pastikan mentaati pergub 186/2017,” tulis Anies yang juga membubuhkan paraf dalam surat tersebut.

Pernyataan Anies ini patut dipertanyakan karena ia mengeluarkan izin pada 24 November tetapi pada 29 November kemarin, Anies menjawab, hal itu merupakan wewenang polisi.

“Itu dengan polisi, bukan saya,” kata Anies, dilansir dari Kompas.com.

Sebelumnya, saat dikonfirmasi awak media, Anies beberapa kali tak memberikan komentarnya terkait rencana digelarnya acara ini.

Lalu apa maksud sebenarnya Anies membohongi publik soal izin tersebut? Apakah dia ingin melempar masalah ke polisi jika acara reuni 212 berlangsung rusuh?

Yang pasti, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal di hadapan massa buruh pernah menyebut Anies sebagai pembohong saat melakukan aksi demo di Balai Kota, Jumat, 10/11/2017.

“Gubernur ini santun, cerdas, tapi pembohong, ingkar janji,” ujar Said dalam orasinya yang kemudian dibalas massa buruh dengan menyerukan kata ‘pembohong’, seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Berita Terbaru: Aneka Info Unik

Kami tidak dapat memuat data blog saat ini.

Iklan
%d blogger menyukai ini: