Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Unggah Foto Ancam Jokowi di FB, Cahyo Gumilar Ditangkap

Cahyo Gumilar pengunggah foto mengancam Jokowi

Cahyo Gumilar pengunggah foto mengancam Jokowi. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Belakangan ini, akun Facebook bernama Cahyo Gumilar menjadi pembicaraan di dunia maya lantaran mengunggah foto ancaman terhadap Presiden Jokowi. Dalam foto itu terlihat, seorang pria berbaju putih memegang senapan laras panjang.

Di samping pria berbaju putih itu terlihat seseorang yang berpakaian serba hitam mengacungkan belati sembari memegang baju pria berbaret merah yang mirip dengan Presiden Joko Widodo.

Dalam foto itu tertulis ‘JADILAH MUSLIM YANG BERANI MELAWAN PENGUASA DZALIM’.

Sontak saja, foto ini menjadi viral di media sosial. Banyak netizen menganggap ini adalah bentukan ancaman terhadap kepala negara. Mereka meminta polisi menindaklanjuti foto ini dan menangkap pria berusia 40 tahun tersebut.

Polisi langsung merespon hal ini. Bareskrim Polri menangkap anggota Front Pembela Islam (FPI) tersebut di Pamulang, Tangerang Selatan.

“Telah dilakukan penangkapan terhadap pemilik akun tersebut atas nama Cahyo Gumilar,” kata Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Antam Novambar melalui pesan tertulis, Jakarta, Selasa (5/12).

Lebih lanjut, Antam menuturkan bahwa pelaku sudah mengakui perbuatannya dari hasil interogasi sementara. Menurut Cahyo, dirinya sengaja memposting konten-konten ujaran kebencian di akun media sosialnya.

Cahyo Gumilar saat ditangkap polisi

Cahyo Gumilar saat ditangkap polisi. (Istimewa)

Alasan pelaku melakukan ujaran kebencian, lantaran dirinya merasa terpanggil untuk melakukan perbuatan tersebut. Alasan Cahyo melakukan itu karena hukum pada saat ini berat sebelah dia juga merasa ada kriminalisasi terhadap ulama.

“Motivasi pelaku melakukan perbuatan tersebut adalah sebagai panggilan jiwa, karena hukum pada saat ini berat sebelah serta telah melakukan kriminalisasi terhadap para ulama,” terang Antam.

Saat melakukan penangkapan, polisi langsung melakukan penggeledahan di rumah pelaku dan telah melakukan penyitaan barang bukti seperti satu HP, satu Laptop, satu buah Hard disk, satu buah Handycam, satu kamera digital, satu buah pedang, tiga buah bendera Laskar Pembela Islam (LPI), satu buah rompi hitam bergambar bendera Palestine, dan KTP.

“Satu buah pedang, satu buah bendera tauhid warna hitam, satu buah bendera Palestina, tiga buah bendera LPI, yaitu sayap juang FPI, satu rompi hitam bergambar bendera Palestina,” kata Antam.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 45A ayat (2) Jo 28 ayat (2) dan/atau pasal 45B Jo Pasal 29 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Elektronik dan Transaksi Elektronik dan/atau 207 KUHP.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan

Berita Terbaru: Aneka Info Unik

Kami tidak dapat memuat data blog saat ini.

%d blogger menyukai ini: