Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Kecewa Ketua MK Lobi DPR di Hotel, Busyro Cabut Gugatan di MK

Busyro Muqoddas mencabut gugatan hak angket KPK ke MK

Busyro Muqoddas mencabut gugatan hak angket KPK ke MK. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat kini mendapat sorotan karena dilaporkan ICW ke Dewan Etik MK dengan sangkaan ada lobi-lobi dengan Komisi III DPR terkait fit and proper test untuk menjadi hakim konstitusi periode 2013-2018. Hasilnya, jalan Arief mulus di DPR dan dia kembali dipilih DPR menjadi hakim konstitusi periode kedua.

Arief memang mengakui ada pertemuan dengan Ketua Komisi III Bambang Soesatyo dan jajaran di Hotel Ayana Midplaza terkait fit and proper test dirinya. Namun dia mengklaim pertemuan itu hanya membicarakan jadwal, bukan lobi.

Arief juga mengaku telah meminta izin ke Dewan Etik MK sebelum bertemu dengan Komisi III.

“Saya sebelum berangkat memenuhi undangan-undangan di Komisi III, saya mengatakan kepada Dewan Etik, ‘Dewan Etik, saya mau habis jabatannya, MK sudah mengirim surat, sudah direspons oleh DPR, saya diundang DPR untuk diminta proses lebih lanjut,'” tutur Arief menirukan izinnya ke Dewan Etik MK di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12/2017), dilansir anekainfounik.net dari Detikcom.

“Jadi Dewan Etik sudah tahu kalau saya menemui. Jadi tidak ada…, ya dibolehkan dong (ketemu Komisi III oleh Dewan Etik, kalau tidak diperbolehkan, saya tidak bisa berproses,” imbuhnya.

Bantahan Arif soal ‘lobi-lobi DPR’ itu tak memuaskan publik. Salah satu yang melakukan aksi protes adalah mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas yang hari ini mendatangi Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mencabut gugatan pasal 79 ayat 3 UU MD3 tentang hak angket. Pencabutan gugatan itu karena Ketua MK dinilai sudah ‘main mata’ dengan DPR terkait fit and proper test Arief.

Di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat sejak pukul 13.45 WIB, Busyro Muqoddas, Adnan Topan Husodo (ICW), Asfinawati (YLBHI), dan Damar Panca Mulya (KPBI) tiba di Gedung MK. Pukul 13.55 WIB Busyro bersama kawan-kawan mencabut permohonan pengujian hak angket.

“Kami teman-teman sepakat untuk menindak lanjuti diskusi kecil kami tentang permohon JR. Diskusi kecil itu menyepakati hari ini semua datang ke MK untuk mencabut surat permohonan JR yang kami ajukan,” kata Busyro di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2017).

Busyro dkk menggugat, pasal 79 UU MD3 tentang hak angket. Mereka menggugat karena pasal itulah yang mendasarkan DPR membentuk Pansus KPK.

Ia menilai pertemuan Arief dan dan Komisi III DPR merupakan bentuk pelanggaran kode etik hakim berdasarkan Peraturan MK Nomor 09/PMK/2006 tentang Pemberlakuan Deklarasi Kode Etik dan Perilaku Hakim Konstitusi.

Menurut Busyro, dalam pertemuan tersebut Arief tidak bisa melepaskan jabatannya sebagai Ketua MK kendati Arief mengaku membahas soal rencana uji kelayakan dan kepatutan calon hakim MK dengan Komisi III.

“Bahwa Pak Ketua dalam hal ini saya sebut Pak Arief bertemu dengan anggota DPR tetap tak bisa dilepaskan dari jabatan hakim,” ucapnya.

“Menurut prinsip etika universal yang mengatur tentang etika kehakiman, Bangalore Principles, di sana ada rumusan kode etik hakim yang mengikat, diantaranya tidak boleh melakukan langkah-langkah atau tindakan yang mengurangi martabatnya sebagai hakim,” tuturnya.

Dugaan pelanggaran etik, lanjut Busyro, diperkuat dengan pemberitaan media massa yang menyebutkan adanya dugaan lobi-lobi agar Arief kembali dipilih menjadi hakim konstitusi.

“Setelah ada pertemuan yang bersangkutan (Arief Hidayat) ke Komisi III kami kecewa sekali, akhirnya kami mencabut gugatan permohonan itu,” ucap Busyro.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: