Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

ABG di Bandung Tewas Dipatuk Saat Foto Ular King Kobra Peliharaannya

 Syahril Sultan Nashir tewas dipatok King Cobra

Syahril Sultan Nashir tewas dipatok King Cobra. (Instagram @xtc_indonesia)

Anekainfounik.net. Seorang anak baru gede (ABG) bernama Syahril Sultan Nashir (14) warga Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat tewas dipatuk ular king kobra saat mengambil foto ular peliharanya menggunakan telepon genggam.

Foto-fotonya viral di media sosial (medsos). Adalah akun Instagram @xtcindonesia mengunggah sebanyak empat foto Syahril.

“Jangan dilakukan lagi saudara-saudaraku!!! Inalillahi waina illaihi rojiun.. Semua kembali kepadaNya.. Semoga diberikan yang terbaik bagi almarhum Syahril anggota XTC Baleendah.. Keluarganya diberikan ketabahan.. Mohon doanya yang terbaik.. Al Fatihah,” tulis akun tersebut pada Selasa (15/12/2017) yang lalu.

Ketua RW Komplek Griya Bandung Asri 1 15, Kampung/Desa/Kecamatan Bojongsiang Teguh Relawan membenarkan Syahril merupakan warganya.

“Benar itu warga saya,” kata Teguh di kediamannya, Jumat sore (15/12/2017).

Teguh menurutkan peristiwa itu terjadi, Senin (11/12) lalu saat Syahril selesai memandikan ular kesayangannya.

“Memandikan ularnya sekitar Pukul 09.00 WIB, sekitar Pukul 11.00 WIB diboyong ke Rumah Sakit Al-Ihsan Baleendah, lalu koma dan tewas sekitar Pukul 24.00 WIB,” tuturnya.

Teguh memastikan Syahril tewas karena dipatuk oleh ular peliharaannya.

“Tidak ada indikasi bunuh diri, murni musibah,” pungkasnya.

Sementara, ibunda Syahril, Neuis Marpuah mengungkapkan insiden itu terjadi pada Senin (11/12) lalu. Saat itu di rumah hanya Syahril sendiri. Neuis yang merupakan dosen di sebuah perguruan tinggi tengah mengajar. Kakak-kakaknya pun tengah sekolah. Syahril yang merupakan siswa 3 Tsanawiyyah di salahsatu pesantren daerah Ciganitri, libur usai ujian.

“Ular itu dia mandikan terus dia mainkan di garasi rumah. Mungkin kepatuk saat tangannya memegang handpone untuk mengambil gambar ularnya,” ungkap Neuis.

Menurut Neuis, Syahril memang rutin memandikan ular king kobra peliharaannya itu. Diduga karena sambil memegang telepon genggam, ia tidak fokus. Ular tersebut mematuk tangan sebelah kiri Syahril.

“Syahril diantarkan teman-temannya ke rumah sakit sekitar jam 11 siang, setelah dapat kabar itu saya langsung menyusul ke rumah sakit. Anak saya meninggal jam 10 malam setelah mendapatkan penanganan dari dokter,” ujarnya.

Menurut sang ibu, anak bungsu dari empat bersaudara ini sejak umur 10 tahun sudah berani menangkap ular.

“Di saat yang lain ketakutan ngambil ular, dia yang justru berani mengambilnya,” kata Neuis.

Sejak itu pula, Aril, panggilan kesayangan Syahril, sangat menyenangi ular. Karena kesenangannya itu, tontonannya pun sejak kecil mengenai alam liar dan binatang seperti discovery channel.

Syahril saat bermain dengan ular peliharaannya

Syahril saat bermain dengan ular peliharaannya. (Istimewa)

Melihat tontonan tersebut, Aril mempelajari sedikit demi sedikit cara memelihara dan penanganan terhadap ular.

“Setelah lulus SD, dia mulai serius dan masuk komunitas reptil. Lalu berani beli ular yang besar-besar,” kata Neuis.

Seiring berjalannya waktu, rasa suka siswa MTs Ciganitri itu terhadap binatang reptil semakin membesar. Setelah ular biasa yang tidak berbisa, Syahril pun mulai merambah jenis ular berbisa.

Secara sembunyi-sembunyi, Syahril kerap membeli ular berbisa yang ukurannya cukup besar dan disimpan di dalam kamarnya. Menurut Neuis, ular berbisa pertama milik anak bungsung itu berjenis cobra albino.

“Setelah ketahuan ada ular berbisa, ayahnya memfasilitasi membuatkan tempat khusus untuk ular-ularnya di belakang rumah,” ucapnya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: