//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Tutup Jalan Depan Stasiun Jadi Solusi Tanah Abang Versi ‘Out of the Box” Anies

Suasana Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang

Suasana Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang. (Kompas.com)

Anekainfounik.net. Pada Minggu (5/11/2017) lalu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut akan mengeluarkan solusi ‘out of the box’ untuk permasalahan Tanah Abang, Jakarta. Sandi mengatakan warga setempat juga dilibatkan untuk mencari solusinya. Tidak hanya itu, PKL dan preman juga ikut diajak duduk bersama.

Satu bulan kemudian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja mengumumkan solusi mereka untuk penataan kawasan tersebut. Dalam konsep penataan tersebut, Anies mengakomodasi semua pihak, termasuk ojek, PKL, dan pejalan kaki.

Anies membuat terobosan dengan menutup satu jalur di depan Stasiun Tanah Abang untuk tempat berjualan 400 PKL. Dengan adanya tempat berjualan bagi PKL, trotoar diharapkan akan steril dan bisa dipakai pejalan kaki.

“Tanah Abang bukan hanya bersejarah, tapi juga wajah Indonesia di dunia internasional,” kata Anies dalam jumpa pers di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017), dilansir anekainfounik.net dari Detikcom.

Anies mengatakan kawasan Tanah Abang bukan hanya pusat ekonomi, tapi juga transit bagi warga. Dia menuturkan banyak tamu mancanegara yang berkunjung ke Tanah Abang sehingga perlu diterapkan strategi yang baik untuk menatanya.

“Yang datang ke Tanah Abang bukan hanya bekerja. Tapi juga tamu-tamu dari mancanegara. Maka penataan kawasan ini sangat strategis,” jelasnya

“Ini pusat perekonomian, juga pusat perpindahan. Ini merupakan pusat transit paling padat,” imbuhnya.

Anies ingin polemik antara PKL dan pejalan kaki bisa diakhiri dengan solusi ini. Dia menuturkan semua warga akan mendapatkan fasilitas di Tanah Abang.

“Semua yang mendapatkan manfaat dari kawasan ini dikelola, difasilitasi,” sebutnya.

Anies tak hanya memfasilitasi pedagang dan pejalan kaki. Dia juga menyediakan tempat bagi pengemudi ojek untuk menunggu penumpang dengan nyaman.

“Ojek online difasilitasi, PKL difasilitasi, pedagang difasilitasi, pejalan kaki difasilitasi. Ini menjadi solusi masyarakat yang rutin ke Tanah Abang,” sebutnya.

Pemprov DKI, menurut Anies, menyediakan 10 bus TransJ bagi warga untuk berpindah tempat. Dengan adanya penutupan jalur tersebut, terdapat pula modifikasi trayek angkutan umum. Mobil pribadi juga tidak bisa masuk kawasan tersebut mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: