Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Jalan di Tanah Abang Ditutup, Warga Tanah Abang Ancam Geruduk Balai Kota

Polisi melakukan rekayasa lalu lintas di Tanah Abang

Polisi melakukan rekayasa lalu lintas di Tanah Abang. (Kompas.com)

Anekainfounik.net. Karena merasa terganggu dengan penutupan Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak Jumat (22/12/2017), warga di kawasan tersebut mengancam akan menggeruduk Balai Kota jika Anies Baswedan dan Sandiaga Uno tak membatalkan kebijakan tersebut.

Ketua RW 001 Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang, Budiharjo mengatakan, penutupan jalan tersebut membuat akses keluar masuk warga kini tak bisa dilewati.

Budiharjo mengaku Pemprov DKI tidak melibatkan warga sebelum memutuskan kebijakan tersebut. Ada enam RW yang terdampak akibat penutupan Jalan Jatibaru, yaitu RW 001 hingga RW 006.

“Gubernur mendapatkan masukan yang salah. Di sini ada enam RW dan semuanya terganggu. Kami mau keluar masuk enggak bisa,” ujar Budiharjo saat ditemui di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat, seperti dilaporkan anekainfounik.net dari Kompas.com.

Budiharjo merasa aneh dengan kebijakan yang diambil Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

Semestinya, kata Budiharjo, jika ingin menata Tanah Abang jangan sampai menabrak aturan dengan menutup jalan yang dalam aturan sebelumnya diperuntukkan untuk jalur lalu lintas.

Selama puluhan tahun tinggal di Kawasan Tanah Abang, Budiharjo mengatakan, baru kali ini melihat kebijakan penataan Tanah Abang yang bertabrakan dengan aturan yang biasa diterapkan.

Budiharjo membandingkan kebijakan era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang tegas terhadap pedagang kaki lima. Bersama warga lainnya, dia pun berencana melakukan dialog dengan Anies-Sandiaga ke Balai Kota.

“Tapi kalau Beliau tidak mendengarkan, kami siap menggeruduk Balai Kota,” ujar Budiharjo.

Pemprov DKI Jakarta melakukan penataan kawasan Pasar Tanah Abang dengan menutup Jalan Jatibaru Raya di depan Stasiun Tanah Abang. Jalan sepanjang 400 meter itu ditutup agar pedagang kaki lima bisa berjualan di area tersebut.

Pemprov DKI juga menyediakan 372 tenda yang bisa didapatkan secara gratis tanpa pungutan retribusi. Penataan itu telah dimulai sejak Jumat kemarin dan akan berlaku setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Iklan

Diskusi

One thought on “Jalan di Tanah Abang Ditutup, Warga Tanah Abang Ancam Geruduk Balai Kota

  1. Lho koq sekarang ngebandingin dg Ahok, kan sekarang pribumi baru aja ngerasain Merdeka.
    Yg protes pasti non-pribumi dah, cuekin aja nies & sandi

    Posted by Ahmad | Desember 23, 2017, 11:51 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
Iklan
%d blogger menyukai ini: