//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Dikritik Karena Tutup Jalan Tanah Abang, Anies Sebut Lagi Keberpihakan

Anies Baswedan di Masjid Nurul Jihad, Jagakarsa

Anies Baswedan di Masjid Nurul Jihad, Jagakarsa. (Kompas.com)

Anekainfounik.net. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penutupan jalan di Tanah Abang sebagai bentuk keberpihakan untuk memfasilitasi pedagang kaki lima (PKL) dan upaya untuk mengakomodasi semua pihak. Pernyataan Anies ini sebagai tanggapan atas kritik dan masalah setelah kebijakan itu mulai dijalankan.

Anies hanya mengatakan konsep penataan itu sudah sesuai aturan.

“Kami akan jelas berpihak pada mereka yang juga ingin mendapatkan kesempatan hidup, kesempatan untuk merasakan peredaran kegiatan ekonomi di wilayah Tanah Abang, jadi kami akan tata semuanya. Kita akan lakukan review dan kita akan pastikan bahwa penataan ini memberikan manfaat bagi semuanya,” kata Anies ditemui di Jagakarsa, Sabtu (23/12/2017), dilansir anekainfounik.net dari Kompas.com.

Baca juga : Tutup Jalan Demi PKL Tanah Abang, Anies Klaim Tak Langgar Aturan

Jawaban Anies atas kritik dengan pernyataan keberpihakan bukanlah pertama kali. Saat dikritik mengenai dana hibah sebesar Rp 40 miliar kepada Perhimpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi), Anies juga menyebut keberpihakan.

“Ini adalah pertama kali untuk pendidikan di PAUD, dan ini soal keberpihakan. Pendidik PAUD adalah pendidik yang jarang dapat perhatian. Bahkan tidak pernah dapat hibah pertama kali,” kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2017), dilansir dari Detikcom.

Ketika ditanya soal undang-undang yang dianggap dilanggar Pemprov DKI dalam menerapkan kebijakan penutupan jalan, Anies mengatakan semua aturan sudah dikaji pihaknya.

Adapun soal keluhan para pedagang yang penghasilannya menurun setelah difasilitasi, Anies mengatakan akan memantau terus perkembangan.

“Kita punya staf di Tanah Abang banyak sekali yang sekarang sedang kerja, me-review, kita ingin semua perubahan yang dilakukan di sana itu dipantau pelaksanaannya,” ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta melakukan penataan kawasan Pasar Tanah Abang dengan menutup Jalan Jatibaru Raya di depan Stasiun Tanah Abang. Jalan sepanjang 400 meter itu ditutup agar pedagang kaki lima bisa berjualan di area tersebut.

Pemprov DKI juga menyediakan 372 tenda yang bisa didapatkan secara gratis tanpa pungutan retribusi. Penataan itu telah dimulai sejak Jumat kemarin dan akan berlaku setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: