Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Sandi Sebut PKL Berjualan di Jalan Jatibaru Hingga Blok G Selesai Dibangun 2018

Kondisi Blok G Pasar Tanah Abang yang sepi dari pengunjung

Kondisi Blok G Pasar Tanah Abang yang sepi dari pengunjung. (Kompas.com)

Anekainfounik.net. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan menempatkan para PKL (pedagang kaki lima) berjualan di Jalan Jatibaru merupakan solusi pendek untuk penataan kawasan Tanah Abang. Setelah itu, mereka akan dipindahkan ke Blok G yang rencananya akan dibangun kembali pada 2018.

“Blok G tidak bisa menjadi opsi sekarang. Blok G kondisi bangunannya sendiri sudah tidak layak menjadi pusat perdagangan,” ujar Sandiaga, di Jalan Denpasar, Jakarta Selatan, Sabtu (30/12/2017), dilansir anekainfounik.net dari Kompas.com.

Sandiaga mengatakan, rencana pembongkaran Blok G sudah ada sejak 2016. Pemerintahannya akan mengeksekusi sesuai rencana pemerintahan sebelumnya. Dengan demikian, tidak mungkin PKL yang kini berjualan di Jalan Jatibaru dipindahkan ke sana.

Saat ini, PD Pasar Jaya masih mencari lahan untuk relokasi pemilik kios di Blok G. Pembangunan Blok G akan dilaksanakan 2018. Setelah selesai, barulah PKL yang berjualan di Jalan Jatibaru dipindahkan ke Blok G. Dia menginginkan, Blok G menjadi area transit oriented development (TOD). Sebab, ada rencana menambahkan stasiun LRT di sana.

“Mudah-mudahan nanti setelah dibangun selesai, blok G kembali bisa menjadi building block daripada TOD yang mudah-mudahan bisa terintegrasi dengan layanan LRT. Jadi itu yang kami inginkan dalam jangka panjang,” ujar Sandiaga.

Sebelumnya, penataan Tanah Abang berkonsep penutupan Jalan Jatibaru pukul 08.00-18.00. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra meminta Pemprov DKI Jakarta mengembalikan fungsi Jalan Jatibaru itu. Termasuk fungsi trotoar yang masih digunakan sebagai tempat berdagang PKL.

Sementara itu, pedagang kaki lima yang berjualan di Jalan Jatibaru bisa dipindahkan ke Pasar Blok G yang sepi.

“Karena waktu yang lalu saya lihat lebih tertib ditempatkan di (Blok) G karena kosong, jadi lebih bagus di sana dari pada dicarikan tempat yang kira-kira mengganggu lalu lintas,” ujar Halim.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
Iklan
%d blogger menyukai ini: