//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Demi Pencitraan, Anies Rela Bermandikan Lumpur Bersihkan Kali Tanpa Sarung Tangan

Anies ikut membersihkan kali bersama pasukan oranye

Anies ikut membersihkan kali bersama pasukan oranye. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Saat kampanye di Pilgub DKI Jakarta yang lalu, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berulang kali menyebut motto mereka dalam bekerja sebagai pemimpin adalah “kerja cerdas, tuntas, dan ikhlas”. Hal itu sebagai sindiran terhadap motto Presiden Jokowi, yakni “kerja, kerja, kerja”.

“Kita sering dengar konsep kerja, kerja, kerja. Ya bagus kerja, kerja, kerja, tetapi kita harus berikan imbuhan kalau kita bekerja harus kerja keras. Tidak boleh nyantai atau berleha-leha karena kita tertinggal dari negara dan kota lain,” kata Sandi usai menghadiri seminar di STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (26/3/2017), dilansir anekainfounik.net dari Kompas.com.

Menurut Sandiaga, kerja keras tidaklah cukup. Ia mengatakan, diperlukan juga kerja cerdas. Sandiaga mencontohkan wujud kerja cerdas, yakni memanfaatkan teknologi.

“Lalu kerja tuntas, jangan setengah-setengah. Kalau kerja dikasih mandat lima tahun, kerjanya tuntaskan lima tahun. Ini menjadi semangat baru. Kalau kita dapat amanah itu, tuntaskan amanah itu,” ucap Sandi.

Namun ucapan adalah ucapan yang bisa dilupakan jika sudah memenangkan jabatan pemimpin di DKI. Kerja cerdas pun tak diterapkan dan malah dipertanyakan publi,

Hal ini terlihat saat Anies menghadiri kegiatan grebek sampah yang digelar UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta di sepanjang aliran Kali Tegal Amba RW 02 Kelurahan Pondok Bambu, Duren sawit Jakarta Timur, Sabtu (30/12/2017).

Tiba-tiba, Anies yang mengenakan pakaian orange dan celana kargo warna coklat ikut serta bergabung dengan para PPSU yang saat itu tengah membersihkan sungai.

Anies terlihat belepotan lumpur kali yang semula penuh sampah karena ia tak mengenakan pelindung tangan dan sekop, seperti anggota Pasukan Oranye.

Kesempatan itu tak disia-siakan staf Anies, yang langsung mengabadikan foto Anies dalam keadaan penuh lumpur akibat membersihkan sungai.

Dalam kesempatan tersebut, kepada wartawan, Anies dengan lantang menyebut walau sungai sudah terlihat bersih namun perilaku masyarakat membuang sampah di sungai masih terlihat. Ia pun bermaksud menjadi pelopor gerakan bersih-bersih saluran air di Jakarta. Anies mengajak masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, setidaknya setiap satu minggu sekali agar saluran air dapat terjaga dan tidak ada yang tersumbat.

Hal ini berbeda saat dilakukan gubernur sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ia tak perlu repot-repot ikut turun dengan Pasukan Oranye membersihkan got dan kali. Dengan pengawasan dan koordinasi yang baik, pasukan oranye terbukti membuat wajah Ibu Kota menjadi lebih bersih dan hasilnya pun langsung dirasakan warga.

Ini baru namanya kerja cerdas bukan sebagai pencitraan!

Iklan

Diskusi

Satu respons untuk โ€œDemi Pencitraan, Anies Rela Bermandikan Lumpur Bersihkan Kali Tanpa Sarung Tanganโ€

  1. Mungkin beliau mau main lumpur dikit, abis itu baru pake skovator..he-he-he

    Posted by Samuel El-sadat | Januari 4, 2018, 3:42 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: