//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Saat HNW Ungkap Kontrak Politik Demiz-PD soal Dukung Capres

Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu saat didukung PKS dan PD

Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu saat didukung PKS dan PD. (Liputan6.com)

Anekainfounik.net. Pisah jalan PKS dengan Deddy Mizwar terkait dengan Pilgub Jabar masih berbuntut panjang. Hal ini bermula saat PKS memutuskan untuk mendukung Mayjen (Purn) Sudrajat-Ahmad Syaikhu di Pilgub Jabar. Padahal, sebelumnya, PKS bersama Partai Demokrat (PD) sempat mendukung pasangan Deddy Mizwar (Demiz) dan Syaikhu.

Wakil Ketua Dewan Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW), menyebut alasan menarik dukungan terhadap Demiz karena adanya kontrak politik antara PD dan Demiz yang tidak mungkin diikuti oleh PKS yakni Demiz diwajikan untuk mendukung capres yang diajukan oleh PD

“Jadi kalau kemudian menjadi seolah-olah kami harus terikat dengan capres dan kami juga belum tahu siapa dia, itu kan jadi permasalahan lainnya,” kata Hidayat di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (29/12/2017), dilansir anekainfounik.net dari detikcom.

Demiz langsung merespon hal tersebut lewat media sosial dengan menantang balik HNW untuk menunjukkan kontrak politik tersebut.

“Ust HNW org yg baik..utk mengakhiri ini silakan beliau menunjukkan kontrak politik yg dimaksud via sosmed atau sambil ngopi hehe,” kata Deddy melalui akun Twitter-nya @Deddy_Mizwar_, Senin (1/1/2018) siang.

Kicauan Deddy itu lantas dibalas oleh Hidayat. Hidayat menyanggupi usulan Deddy untuk membuka dokumen itu. Dokumen pun diunggah. Dokumen satu lembar itu berjudul ‘Pakta Integritas’. Pada intinya, dokumen itu berisi kesanggupan Deddy, yang telah menjadi kader Demokrat, mendukung capres-cawapres yang diusung Partai Demokrat.

Dokumen satu lembar itu berjudul ‘Pakta Integritas’. Pada intinya, dokumen itu berisi kesanggupan Deddy, yang telah menjadi kader Demokrat, mendukung capres-cawapres yang diusung Partai Demokrat.

“Bang @Deddy_Mizwar_ berikut Pakta Integritas, ya Abang tandatangani, yg pd point 3 jelas menyebutkn ttg komitmen Demiz unt gerakkan mesin Partai unt memenangkan Presiden/Wakil Presiden yg diusung olh Partai Demokrat. Dokumen ini kami dapat dari 2 sumber yg sangat dekat dg Antum,” kata Hidayat.

“Sekali lagi, kami hormati pilihan politik Bang Demiz. Sbgmn kami juga berterimakasih, Bang Demiz pun hormati pilihan politik kami di PKS,” sambung Hidayat.

Menanggapi dokumen yang diunggah Hidayat, Deddy tak membantah atau membenarkan. Menurutnya, wajar kader partai diminta mendukung capres/cawapres yang diajukan partai.

“Hehe kalo dokumen itu yg dimaksud, mk dosa apa yg sy lakukan pd PKS. bukankah Ustadz sbg kader PKS juga harus mendukung capres/cawapres yg diusung PKS?” tanya Deddy, yang resmi menjadi kader Demokrat pada November 2017.

“Saya sdh menerima keputusan PKS utk tdk bersama. Jd klarifikasi ini bukan utk menyudutkan ust n PKS.melainkan utk mengakhiri kemarahan n kebencian di netizen krn statement ustadz,” sambung Deddy.

Merespons pernyataan Deddy, Hidayat menyatakan PKS sudah legawa pisah jalan dengan ‘Jenderal Naga Bonar’.

“Kami di PKS juga sudah legowo dg pilihan politik Bang Demiz. Itu hak Bang Demiz kan. Tapi ada jg yg tunggangi hal ini unt bikin judul yg sesat, sebarkan fitnah, kompori, unt pecahbelah ukhuwah kita. Sekalipun ttg difitnah mah, bagi kami sudah hafal&kenyang he he he. Hanupis Bang,” kata Hidayat.

Tak lama kemudian, ada netizen yang mempertanyakan mengapa Hidayat mengungkap dokumen tersebut ke media sosial. Menurut si netizen, dokumen itu tak seharusnya diunggah. Hidayat menjawab, dia hanya meladeni permintaan Deddy Mizwar.

“Saya lakukan itu, bukan krn nuruti netizen, tapi krn nuruti usul/pernyataan langsung dari Bang Demiz via twitter. Itu saya sebutkan dlm cuitan saya juga. Kalau Bang Demiz tak minta, tak mungkin saya buka. Coba baca lagi cuitan yg dimulai olh Bang Demiz siang ini,” kata Hidayat.

Demiz sendiri menyatakan sebaiknya menyudahi perdebatan ini.

Sementara, Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief meminta polemik berkaitan dengan surat pakta integritas kontrak politik Deddy Mizwar dihentikan. PKS juga diminta menghargai surat pakta integritas tersebut.

“Saat ini saling menghormati saja sikap PKS dan Demokrat, polemik stop. Tahun baru dimulai dengan nalar dan akal sehat, jalan masih panjang,” cuit Andi Arief dalam akun Twitter-nya @andiarief__, Senin (1/1/2018).

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Agen Bola

Berita Terbaru: Aneka Info Unik

Kami tidak dapat memuat data blog saat ini.

Iklan
%d blogger menyukai ini: