//
Anda membaca...
Bisnis

Penerimaan Pajak DKI Naik Rp 5,2 T, Sandi: Berkat Doa Anak Yatim

Sandiaga Uno saat merayakan Tahun Baru 2018 di Ancol

Sandiaga Uno saat merayakan Tahun Baru 2018 di Ancol

Anekainfounik.net. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno membanggakan diri atas realisasi penerimaan pajak DKI Jakarta per 31 Desember 2017. Berdasarkan data total realisasi penerimaan pajak, terdapat kenaikan Rp 5,2 triliun.

Tercatat hingga 31 Desember 2016, total penerimaan pajak mencapai Rp 31,6 triliun, sementara pada 31 Desember 2017 total penerimaan pajak mencapai Rp 36,2 triliun.

“Tahun 2017 total realisasi penerimaan pajak naik Rp 5,2 triliun. Takbir,” kata Sandi di kantor Badan Pajak dan Retribusi Daerah, Jakarta, Selasa (2/1/2018), dilansir anekainfounik.net dari Kompas.com.

Menurut Sandi, target penerimaan pajak DKI juga melampaui target penerimaan pajak rata-rata secara nasional.

“Kalau secara nasional per 90 persen capaiannya, kalau di DKI Jakarta tembus 103 persen,” ucap Sandi.

Sandi membeberkan kunci sukses realisasi penerimaan pajak Pemprov DKI pada 2017 adalah koordinasi yang baik. Selain itu, lanjutnya, berkat kenaikan kepatuhan wajib pajak di Jakarta.

“Dan teknologi informasi yang lebih akurat,” ucap Sandi.

Tak hanya itu, kata Sandi, doa dari anak yatim, ulama, dan kiai juga ikut menjadi faktor realisasi penerimaan pajak Pemprov DKI yang melampaui target. Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) sendiri, lanjutnya, memiliki program menyantuni anak yatim.

“Ada acara mabit betul? Bukan mobat mabit, tapi mabit. Mendoakan. Setiap kepala diberikan kewajiban untuk mengelola dua puluh anak yatim. Jadi ini luar biasa doanya anak yatim,” tuturnya.

Meski demikian, Sandi mengaku masih ada pemasukan sektor pajak yang belum maksimal. Seperti dari pajak sektor hiburan. Ke depan, pihaknya siap menggalakkan sistem agar sektor itu bisa mencapai target yang telah ditentukan.

“Nanti hiburan ingin pakai sistem teknologi informasi, kita terapkan kerja sama dengan seluruh bank, kita harapkan fasilitas hiburan tidak main kucing-kucingan lagi karena ini zaman now! kita harus patuh pajak,” Sandiaga memungkasi.

Di tempat yang sama, Ketua Badan Pajak dan Retribusi Daerah Pemprov DKI Edi Sumantri mengatakan, sebenarnya setiap tahun terjadi kenaikan pajak Rp 2 triliun.

Namun, jika dihitung, kenaikan penerimaan pajak tersebut belum mampu menembus angka penerimaan pajak yang ditargetkan.

“Walaupun kenaikannya ada Rp 2 triliun setiap tahun, peningkatannya hanya 89 persen sampai 95 persen dan alhamdulillah pada 2017 pencapaian target kami dibandingkan dengan 2016 yaitu selisihnya Rp 5,2 triliun atau realisasinya 103 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ucap Edi.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: