//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Yakin Obat Kanker, Bachtiar Nasir Pamer Minum Air Kencing Unta

Bachtiar Nasir minum air kencing onta

Bachtiar Nasir minum air kencing onta. (Facebook)

Anekainfounik.net. Mengenakan kemeja dan berkacamata hitam, Bachtiar Nasir minum air kencing unta saat berkunjung ke Arab Saudi beberapa hari lalu. Videonya yang dimuat akun Facebook miliknya pun viral di media sosial. Saat meminum urine tersebut, Bachtiar mencampurnya dengan susu unta. Klaimnya, air kencing unta berkhasiat membunuh sel-sel kanker.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) itu mengajak umat Muslim untuk tidak sungkan meminum air kencing unta jika mampir ke Mekah atau Madinah.

“Silakan mencoba (minum air kencing unta). Kalau nanti pergi umrah, boleh-boleh saja mencoba,” kata Bachtiar melalui sambungan telepon, Jumat (5/1), dilansir anekainfounik.net dari CNNIndonesia.com.

Bachtiar mengatakan, air kencing unta halal untuk dikonsumsi, merujuk beberapa hadis atau sabda Nabi Muhammad SAW.

Dia menyebut Hadis Riwayat Ahmad nomor 2545 yang berbunyi, “Sesungguhnya dalam air kencing unta dan susunya mengandung obat bagi penyakit di dalam perut mereka.”

Bachtiar juga mengutip Hadis Riwayat Ibnu Majah nomor 2568 serta Hadis Riwayat Bukhari nomor 2795 untuk menjelaskan air kencing unta halal untuk dikonsumsi dan baik bagi kesehatan.

“Hadis-hadis seputar khasiat ini sudah jelas. Dalam riwayat-riwayat yang sahih dan tidak lagi diperdebatkan,” ujar Bachtiar.

“Rasul melarang berobat dengan barang yang bernajis. Berarti urine unta ini spesial kondisinya. Pengecualian. Jadi tidak masuk kategori urine-urine seperti yang lain,” lanjutnya.

Bachtiar minum air kencing unta juga dengan merujuk hasil riset yang dilakukan Dr. Faten Abdel-Rahman Khorshid. Faten merupakan staf Universitas King Abdul Aziz yang juga staf Presiden Tissues Culture Unit Pusat Penelitian Medis King Fahd.

Pada laman baitulmaqdis.com disebutkan, riset dilakukan Faten dengan menggunakan air kencing unta, sel kanker yang diambil dari paru-paru pasien serta tikus yang disuntikkan sel kanker leukimia dan air kencing unta. Hasilnya, Faten menemukan partikel nano dalam air kencing unta dapat melawan sel kanker dengan baik.

“Membuktikan itu. Jadi bukan cuma menyembuhkan dari sel-sel kanker tapi juga menyehatkan sel yang tidak terserang,” kata Bachtiar.

“Mengandung zat obat di situ. Kalau dibilang halal, ya halal dalam pengertian untuk pengobatan,” ujarnya.

Berdasarkan pengalamannya, air kencing unta tidak berbau. Hal itu terjadi karena menurutnya, unta ditakdirkan memakan makanan yang baik. Berbeda dengan air kencing hewan pada umumnya.

Meski demikian, dia tidak menganjurkan air kencing unta dijadikan minuman rutin yang dikonsumsi sehari-hari. Menurutnya, tidak ada anjuran untuk melakukan hal itu walaupun dia sendiri tidak mengetahui dampak buruknya.

Di samping itu, kata Bachtiar, air kencing unta sebaiknya dikonsumsi ketika sakit. Namun, Bachtiar menyangkal air kencing unta haram dikonsumsi jika tidak dalam keadaan sakit.

“Bukan tidak halal. Jadi kalau tidak sakit, ya untuk penjagaan kesehatan sekali-kali ya boleh saja,” ujar Bachtiar.

Bachtiar Nasir minum air kencing Unta saat berkunjung ke Arab Saudi. Di sana dia sempat bersilaturahmi dengan pentolan FPI Rizieq Shihab.

Saat ada banyak orang yang sudah terlanjur meyakini minum air kencing unta dapat menyembuhkan kanker, Badan Kesehatan Dunia (WHO) justru mengeluarkan peringatan untuk menghindari konsumsi urine unta, khususnya unta dromedaris yang banyak berada di semenanjung Arab.

Peringatan itu berkaitan dengan hasil penelitian WHO soal air kencing unta dan penyakit MERS-CoV (Middle East respiratory syndrome coronavirus). MERS adalah penyakit yang muncul sejak tahun 2012 lalu di Arab Saudi. Penyakit ini dapat menyebabkan demam, masalah pernapasan, pneumonia, gagal ginjal dan komplikasi lainnya.

Dalam studinya yang dipublikasikan di situs resmi WHO itu, WHO menemukan bahwa unta dromedaris adalah salah satu agen penyebaran MERS. Meski belum diketahui secara pasti bagaimana MERS dapat menginfeksi manusia dari unta, WHO menyarankan untuk tidak banyak melakukan kontak dengan unta.

Salah satu cara menghindarinya adalah dengan tidak mengonsumsi susu unta mentah dan urine dari unta. Selain itu, WHO juga menyarankan bagi mereka yang mengonsumsi daging unta agar memasak daging dengan sempurna.
“Kita harus menghindari meminum susu unta yang masih mentah atau urine unta, atau memakan dagingnya yang tidak dimasak dengan baik,” kata WHO dalam pernyataannya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Agen Bola
Iklan
%d blogger menyukai ini: