//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Viral Video Edy Rahmayadi Bagi-bagi Duit, PKS Sebut Bukan Politik Uang

Edy Rahmayadi bagi-bagi uang

Edy Rahmayadi bagi-bagi uang. (Youtube)

Anekainfounik.net. Belakangan ini viral video di media sosial yang menampilkan Letjen Edy Rahmayadi sedang membagi-bagikan duit dengan dikawal anggota TNI. Bagi-bagi duit pecahan Rp50.000 kepada warga itu dikaitkan pengunggah video dengan Pilgub Sumatera Utara 2018.

PKS selaku partai pengusung Edy angkat bicara mengenai video itu. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan video Edy membagikan duit tersebut sama sekali tak terkait dengan kegiatan politik uang. Mardani juga menerangkan lokasi video itu diambil.

“Sudah lihat dan confirmed, itu bukan di acara konsolidasi PKS. Yang kedua, nampaknya di acara rekan-rekan Kristen karena ada tanda salib dan seperti di gereja,” tutur Mardani saat dimintai konfirmasi, Jumat (5/1/2017), dilansir anekainfounik.net dari Detikcom.

“Ketiga, kami husnuzan itu mungkin Natal atau acara kegembiraan dan Pak Eddy seperti juga Lebaran, memberi pada anak-anak uang untuk kegembiraan. Tidak ada masalah karena tidak terkait dengan kontestasi politik,” Mardani menegaskan.

PKS, kata Mardani, selalu terbiasa diserang menjelang pemilihan kepala daerah. Ditegaskan Mardani, PKS mengusung Edy lantaran pertimbangan yang kuat.

“PKS selalu siap dengan ‘serangan’ atau pembunuhan karakter seperti ini karena PKS insyaallah sudah menyeleksi dengan saksama calon-calon kepala daerah yang diajukan. Apalagi untuk Pak Edy yang punya karier militer cemerlang, sosok pemimpin tangguh, tentu ‘menakutkan’ banyak pihak,” sebut Mardani.

“Untuk kebenaran, PKS akan terus maju mendukung calon-calon terbaiknya,” pungkasnya.

Sementara, Edy Rahmayadi mengatakan pembagian uang yang dilakukan dalam video viral di media sosial tak terkait dengan Pilkada.

Menurut Edy, pembagian uang itu merupakan kebiasaan adat istiadat di Sumatra Utara.

“Kejadian di Sumut itu adalah adat, kalau sudah ada manortor itu walaupun Rp10.000 atau Rp50.000 itu saweran namanya,” kata Edy kepada wartawan, Jumat (5/1), dilansir dari CNN Indonesia.

Edy menyebut tak hanya dirinya yang melakukan saweran, melainkan juga pejabat-pejabat lain di Sumatra Utara.

Edy menegaskan pembagian uang yang dilakukannya sama sekali tak terkait dengan pilkada, apalagi jika ada yang mengkaitkannya dengan politik uang.

Mantan Panglima Kostrad itu menekankan dirinya belum resmi mendaftar sebagai cagub ke KPUD. Sehingga bagi-bagi uang itu dipastikan bukan bagian dari kampanye sebagai cagub.

“Jadwal kampanye kapan, kenapa tahun kemarin saya memberikan saweran diributin,” ujar Edy.

Edy pun tak mempersalahkan jika ada pihak-pihak yang meributkan soal dirinya yang melakukan pembagian uang tersebut.

“Ributin saja, emang gue pikirin,” katanya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Agen Bola
Iklan
%d blogger menyukai ini: