//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

OK OCE Disebut Pelatihan Cuap-cuap dengan Bunga 13%, Ini Kata Sandi

Sandiaga Uno dan istri saat pelantikan

Sandiaga Uno dan istri saat pelantikan. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Salah satu program unggulan Anies-Sandiaga sejak kampanye Pilkada DKI 2017, OK-OCE kembali mendapat kritikan tajam. Program kewirausahaan tersebut merupakan solusi yang ditawarkan Anies-Sandiaga untuk mengurangi jumlah pengangguran serta meningkatkan ekonomi warga Ibu Kota agar “naik kelas”.

Saat kampanye, Sandiaga menjanjikan program OK OCE akan mempermudah warga mendapat lapangan usaha. Program itu juga akan membantu warga mendapatkan pinjaman modal hingga mencapai Rp 300 juta.

Namun nyatanya ucapan Sandi hanyalah sekedar penataan kata-kata tanpa realisasi yang baik. Anggota Komisi B DPRD DKI dari Fraksi Demokrat, Nur Afni Sajim menemukan fakta lain saat menghadiri menghadiri pelatihan yang digelar di kecamatan-kecamatan di Jakarta Barat, kecuali Kecamatan Tamansari.

Dari hasil pantauannya, Afni menilai, Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Jakarta dan jajarannya tidak siap menjalankan pelatihan tersebut. Peserta pelatihan direkrut asal-asalan oleh lurah sehingga banyak peserta yang tidak mengerti pelatihan yang mereka ikuti. Padahal program pelatihan ini dianggarkan menghabiskan dana Rp 82 miliar dalam APBD 2018.

“Saya bingung, ini aneh, ini pelatihan paling aneh yang pernah saya datangi. (OK OCE) ini pelatihan cuap-cuap, Pak. Saya kontrol betul di Jakarta Barat,” kata Afni dalam rapat antara Dinas UMKM dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta, Selasa (9/1/2018), seperti dilansir anekainfounik.net dari Kompas.com.

Selain itu, Afni juga menilai bunga yang ditetapkan untuk pinjaman modal peserta OK OCE terlalu tinggi. Bank DKI memasang bunga 13 persen untuk pinjaman modal, lebih tinggi dibandingkan dengan bunga pinjaman modal yang ditetapkan bank lain.

Baca juga: Apa yang Diuntungkan dari OK OCE? Bunga Modalnya Saja 13 Persen

Afni mencontohkan, bunga pinjaman modal dari Bank Artha Graha 7 persen dan BNI 9 persen.

“Apa yang diuntungkan dengan pelatihan (OK OCE) itu? Bunganya saja 13 persen. Jadi, mana mungkin pelaku usaha sanggup meminjam kepada Bank DKI atau Jamkrida dengan bunga 13 persen,” ujarnya.

Selain Afni, beberapa anggota Komisi B juga mengkritik dan menanyakan sejumlah hal, seperti target wirausaha baru yang dihasilkan dan gaji pendamping OK OCE.

Lalu apa kata Anies-Sandi?

Sandiaga Uno mengatakan, setiap pelatihan pasti selalu disampaikan dengan berbicara. Begitu juga dengan program OK OCE. Pelatih harus bercuap-cuap untuk memberikan contoh dan motivasi.

“Kalau program cuap-cuap, ya, pelatihan itu memang seperti itu,” ujar Sandiaga.

Sandiaga meminta semua pihak menghargai kata-kata, seperti yang selalu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sebab, semua pekerjaan selalu berawal dari kata-kata.

Sandi juga menyampaikan, bunga yang ditetapkan untuk pinjaman modal peserta OK OCE merupakan perjanjian bisnis Bank DKI. Dia mengaku tidak bisa mengintervensi karena Pemprov DKI hanya memberikan peserta pelatihan OK OCE akses meminjam modal ke perbankan.

“Mengenai tingkat suku bunga itu B2B (business to business) karena kami hanya memfasilitasi,” katanya.

Menurut dia, ada beberapa perbankan dan lembaga pembiayaan yang bisa memberikan bunga lebih rendah. Hal itu menjadi bagian kompetisi perbankan dan lembaga pembiayaan untuk mendapatkan peminjam dana.

Sementara, Kepala Dinas UMKM DKI Jakarta Irwandi mengakui pelatihan OK OCE yang berada di bawah naungan Suku Dinas UMKM setiap wilayah memang hanya pelatihan lisan. Sebab, pelatihan yang lebih teknis dilakukan Dinas Perindustrian dan Energi serta Dinas Tenaga Kerja.

“Pelatihan teknis ada di Dinas Perindustrian dan Energi serta Dinas Tenaga Kerja. Kalau di kami, ya, cuap-cuap, memberikan motivasi bagaimana orang bisa berdagang, bagaimana orang bisa berusaha, bagaimana jadi pengusaha, pasti ada cuap-cuap,” kata Irwandi.

Irwandi juga menyebut, Pemprov DKI tidak akan hanya bekerja sama dengan BUMD DKI Jakarta saja namun juga akan menggandeng Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UKM sebagai lembaga yang menyediakan pinjaman modal dengan bunga lebih rendah, yakni 6-7 persen.

Iklan

Diskusi

Satu respons untuk “OK OCE Disebut Pelatihan Cuap-cuap dengan Bunga 13%, Ini Kata Sandi

  1. Itu photo kagak salah tuh? koq tangan istrinya si sandi, ngobok2 burungnya si sandi?? mau mastiin kalau anunya sang suami masih ada?? {Parno aghhh

    Posted by Ahmad | Januari 18, 2018, 4:33 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Agen Bola

Berita Terbaru: Aneka Info Unik

Kami tidak dapat memuat data blog saat ini.

Iklan
%d blogger menyukai ini: