//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Prabowo Dituding Minta Duit, Gerindra Tak Akan Polisikan La Nyalla

Politisi Gerindra Ahmad Riza Patria

Politisi Gerindra Ahmad Riza Patria. (Detikcom)

Anekainfounik.net. La Nyalla Mattalitti yang gagal maju di Pilgub Jawa Timur 2018 karena tak mendapat rekomendasi dari Gerindra menyerang dengan tudingan syarat duit miliaran rupiah yang diminta Prabowo Subianto dan partainya. Walau membantah keras pernyataan mantan Ketua Umum PSSI tersebut, Gerindra memilih berbesar hati sehingga tak akan menempuh jalur hukum.

“Ya itu biasa begitu dalam proses demokrasi kalau yang begini kita sebentar bentar ke ranah hukum dilaporkan saling melapor kan nggak selesai,” ujar Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria saat dihubungi, Kamis (11/1/2018).

Bagi Riza, pernyataan La Nyalla mungkin didasarkan suasana hati yang tak bisa melaju di kontestasi pemilihan calon pemimpin Provinsi Jawa Timur 2018.

Soal alasan enggan menempuh hukum, Riza menyebut Gerindra menghormati La Nyalla. Dia menyebut La Nyalla cukup berjasa membesarkan partai berlambang kepala garuda berwarna merah itu. Selain itu, anggota DPR ini menyebut Gerindra ingin menghadirkan kesejukan di Pilkada serentak 2018.

“Saya kira kami juga dari Partai Gerindra menghormati, menghargai Pak La Nyalla yang selama ini menjadi kader Partai Gerindra dan ikut berporses membangun membesarkan partai. Itu yang kami dan kami harapkan dan hubungan kami ke depan bisa terus lebih baik sebagaimana sebelum-sebelumnya,” ucap Riza.

Sebelumnya, La Nyalla menggelar jumpa pers dan mengungkap adanya permintaan duit dari Prabowo. Dia mengaku pertama kali dimintai duit untuk uang saksi pada 9 Desember 2017 lalu. Namun, La Nyalla tak merinci uang saksi ini untuk ajang pesta demokrasi yang mana.

“Ada saat tanggal 9 itu yang ditanyakan uang saksi. Kalau siapkan uang saksi, saya direkom tapi kalau uang saksi dari 68.000 TPS dikali Rp 200.000 per orang dikali 2 berarti Rp 400.000. Itu sekitar Rp 28 miliar. Tapi, yang diminta itu Rp 48 miliar dan harus diserahkan sebelum tanggal 20 Desember 2017. Nggak sanggup saya,ini namanya saya beli rekom, saya nggak mau,” ujar La Nyalla.

Baca juga: La Nyalla Sebut Prabowo Minta Rp 40M untuk Jadi Cagub Jatim

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Agen Bola
Iklan
%d blogger menyukai ini: