//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Meski Langgar Aturan, Anies Akan Izinkan Becak Beroperasi di Jakarta

Anies Baswedan saat menaiki becak di Pekalongan

Anies Baswedan saat menaiki becak di Pekalongan. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganggap becak masih menjadi kendaraan yang dibutuhkan oleh masyarakat Jakarta. Dengan demikian, mantan Mendikbud tersebut akan mengizinkan becak beroperasi di rute khusus di jalan raya.

Anies berdalih rencananya ini adalah bentuk keberpihakan kepada rakyat kecil, untuk mengubah kualitas hidup masyarakat miskin atau tidak sejahtera.

“Kita ingin Jakarta benar-benar terasa milik semuanya. Jakarta bukan sebagian milik orang, yang belum sejahtera pun harus merasa ikut memiliki Jakarta,” kata Anies, seperti dilansir anekainfounik.net dari viva.co.id.

Hal tersebut diungkapkan Anies saat mengisi pidato di acara temu akbar persiapan community action planning (CAP) 16 Kampung di Jakarta. Acara tersebut berlangsung di Taman Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (14/1).

Program CAP itu merupakan bagian dari kontrak politik Anies Baswedan-Sandiaga Uno sewaktu berkampanye dalam gelaran Pilgub DKI 2017, termasuk memperbolehkan becak beroperasi.

“Kami akan atur agar kebutuhan warga akan transportasi difasilitasi. Becak tidak akan ada kalau enggak ada kebutuhan atas becak, untuk itu angkutan baru akan kami segerakan, bagian ini adalah mengatur agar becak bisa beroperasi di rute yang ditentukan,” ujar Anies disambut tepuk tangan dari masyarakat yang menyaksikan pidato tersebut.

Anies mencontohkan salah satu masyarakat yang membutuhkan keberadaan becak adalah ibu-ibu yang baru pulang dari pasar dengan sejumlah barang belanjaan. Menurut dia, mereka tidak dapat memanfaatkan fasilitas ojek ataupun angkutan kota karena barang bawaan yang cukup banyak.

Selain itu, Anies mengklaim, kesejahteraan bagi pengendara becak juga perlu diperhatikan. Dengan tidak beroperasinya becak dapat membuat pengendara becak kehilangan kesejahteraan untuk hidup di Jakarta.

“Ibu-ibu kalau belanja susah naik ojek, naik angkot juga enggak ada juga angkotnya. Dan juga buat abang becak ini untuk ikut sejahtera di kota ini,” ucapnya.

Program CAP di 16 Kampung Jakarta itu merupakan bagian dari kontrak politik Anies Baswedan-Sandiaga Uno sewaktu berkampanye dalam gelaran Pilgub DKI 2017.

Seperti menutup jalan di kawasan Tanah Abang, rencana Anies mengizinkan becak beroperasi di jalan bertentangan dengan aturan. Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Pasal 29 ayat 1 (a) menjelaskan, Setiap orang atau badan dilarang melakukan usaha, pembuatan, perakitan, penjualan dan memasukkan becak atau barang yang difungsikan sebagai becak dan atau sejenisnya.

Sementara di ayat 1 (b) tertulis pelarangan untuk mengoperasikan dan menyimpan becak dan atau sejenisnya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: