//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Dulu Lawan Arus di Puncak, Kini Anies Minta Kendaraan Lawan Arah Ditertibkan

Anies Baswedan saat berada dalam mobil

Anies Baswedan saat berada dalam mobil. (Liputan6.com)

Anekainfounik.net. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta jajaran Dinas Perhubungan DKI, polisi, dan TNI menertibkan kendaraan-kendaraan yang melawan arah di jalan-jalan Ibu Kota.

“Ada tempat-tempat di mana melawan arah sudah menjadi keseharian sehingga dipasang rambu-rambu, dipasang lampu, tapi karena dianggap sudah kebiasaan, tetap saja itu dilanggar,” kata Anies dalam apel operasi Lintas Jaya 2018 di Lapangan IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Selasa (16/1/2018).

Anies meminta aparat gabungan Dishub, TNI, dan polisi memberikan kebiasaan baru untuk taat berlalu lintas bagi para pelanggar yang melawan arah itu. Anies juga meminta aparat gabungan menertibkan semua kendaraan yang melanggar aturan, termasuk angkutan umum dan angkutan barang.

“Harap dilakukan penertiban atas penyimpangan trayek, kendaraan-kendaraan umum yang ngetem, parkir liar, ataupun kendaraan-kendaraan yang sudah terbiasa melawan arah,” kata Anies.

Instruksi patut dipertanyakan karena kendaraan yang ditumpangi Anies sendiri bersama rombongan PNS Pemprov DKI Jakarta menerobos jalur satu arah Puncak karena terjebak macet usai mengikuti acara Tea Walk di area perkebunan teh Gunung Mas, Sabtu (21/10/2017).

“Justru, Pak Anies meminta kami membuka jalur pada saat oneway. Padahal kami sudah minta beliau agar melintas jalur alternatif, tapi tidak mau,” kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Rastama saat itu, seperti dilansir anekainfounik.net dari Liputan6.com.

Padahal, Anies sudah sempat disarankan agar melewati jalur alternatif.

“Komunikasi dengan ajudan Pak Anies, (namanya) Pak Didiet, ‘mau turun bisa nggak’ sekitar jam 10.00 WIB lewat telepon. Saya sampaikan dari awal sifatnya tunggu one way dulu. Entah kenapa beliau tetap turun ke bawah, kita bingung juga,” kata Hasby.

Ketua Tim Komunikasi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Naufal Firman Yursak membantah hal tersebut.

“Rombongan Gubernur sepenuhnya dipandu oleh petugas pengawalan dari Polres Bogor dan Dinas Perhubungan menuju jalur alternatif,” kata Firman dalam keterangannya, Sabtu (21/10/2017), dilansir dari detikcom.

Pelanggaran lalu lintas bukan pertama kali dilakukan Anies. Sebelumnya, beredar video yang merekam protes seorang ibu terhadap Anies karena mobil Kijang Innova hitam B 1066 NOG yang disebut ditumpangi Anies menyerobot sisi kanan jalan tanpa mengantre.

“Tuh, mobilnya Anies tuh, nggak mau ngikut antre. Belum jadi gubernur udah contohnya nggak bener. Liat nih, kita ngikutin dari belakangnya, kaga beres lo. Itu belum jadi gubernur itu, udah semena-mena lihat itu mobilnya tat tit tat tit minta jalan, kayak presiden,” kata pemotor itu.

Sepanjang mengikuti mobil Anies, si ibu terus mengomel. Omelannya jadi perhatian netizen.

“Mentang-mentang jalan satu arah, terus dia minta jalan. Orang pada ngantre, dia ini minta jalan ngawe-ngawe tangannya. Eh presiden bukan, gubernur juga belum jadi, udah semena-mena, tat tit tat tit tat tit kaga jelas, buat gua sih asik aja ngikutin dari belakang… ha ha ha ha,” demikian lanjutan celoteh perempuan itu.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: