//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Tak Resmikan Flyover Pancoran, Anies Gengsi Hargai Hasil Kerja Ahok?

Kondisi ketika Flyover Pancoran mulai dibuka

Kondisi ketika Flyover Pancoran mulai dibuka. (Detikcom)

Anekainfounik.net. Sejak pukul 06.00 WIB, Senin (15/1) Flyover Pancoran sudah mulai dilintasi oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat tanpa adanya peresmian oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Kepala Dinas Bina Marga, Yusmada Faizal mengatakan bahwa Pemprov DKI lebih memilih ujicoba flyover tersebut agar masyarakat langsung dapat merasakan fasilitas umum itu.
=
Mengingat sebelumnya pekerjaan flyover Pancoran sempat molor selama 2 minggu karena beberapa fasilitas pendukung belum terbangun.

“Flyover sudah dibuka pukul 06.00 WIB, disana ada Dishub dan Kepolisian yang mengatur lalulintas,” kata Yusmada, Senin (15/1), dilansir anekainfounik.net dari akurat.co.

“Tanpa ada seremoni atau peresmian, kita langsung ujicoba dan nanti akan dievaluasi secara periodik, terutama pada minggu awal dan seterusnya,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Flyover Pancoran dibangun sejak November 2016 atau pada era mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya. Hal inilah diduga menjadi alasan gubernur sekarang, Anies Baswedan tak mau meresmikan Flyover ini karena bukan hasil kerjanya.

“Anies tidak menghormati gubernur sebelumnya ya, si Ahok, seharusnya dia meresmikan sebagai salah satu sosialisasi kepada masyarakat tentang fungsi flyover itu,” kata Arbi kepada AKURAT.CO, Senin (15/1).

Menurut Arbi, Gubernur Anies gengsi untuk meresmikan proyek yang dibangun era Ahok. Hal itu terlihat dari kebijakan-kebijakan gubernur sebelumnya yang diubahnya.

“Jangan-jangan dia (Anies) masih dendam dengan Pilkada DKI 2017. Kan banyak kebijakan-kebijakan gubernur sebelumnya yang diubah Anies, misalnya Monas,” katanya.

“Memang flyover Pancoran kalau dilihat pembangunan skala kecil atau sederhana, jika kesederhanaan itu dijadikan alasan, kita lihat ke depan apakah dia akan meresmikan pembangunan yang dibuat di zamannya. Semoga konsisten tidak meresmikan,” kata Arbi.

Flyover yang menghubungkan Jalan MT Haryono dari arah Cawang menuju Jalan Gatot Subroto dibangun dengan total anggaran Rp114 miliar dengan panjang 840 meter dan lebar sembilan meter.

Sementara, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno berharap dengan adanya flyover tersebut dapat mengurangi kemacetan di kawasan itu sekitar 15-17 persen kemacetan.

“Ini mudah-mudahan bisa membantu agar kemacetan sedikit teratasi di Jakarta,” pungkasnya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Agen Bola
Iklan
%d blogger menyukai ini: