//
Anda membaca...
Hiburan

TNI AD Merasa Dilecehkan di Acara Dahsyat, RCTI Minta Maaf

TNI dilecehkan di acara Dashyat

TNI dilecehkan di acara Dashyat. (Youtube)

Anekainfounik.net. TNI Angkatan Darat menyesalkan tayangan acara Dahsyat yang tayang pada Jumat (19/1/2018) pagi. yang lalu merasa dilecehkan dalam sebuah game dalam acara tersebut.

Dalam video, terlihat perlombaan makan donat yang juga diikuti oleh anggota TNI. Mereka harus duduk di bawah dengan tangan diikat di belakang untuk memakan donat yang digantung di tali.

Tali yang menggantung donat tersebut diikatkan ke kaki pasangan peserta yang duduk di atas. Sehingga sepasang peserta itu memiliki tugas masing -masing untuk melahap donat atau menggerakkan kaki yang diikat tali penggantung donat.

Adegan tersebut pun menuai berbagai kritikan dari netizen. Bahkan, sebagian dari mereka menginginkan agar acara tersebut diboikot.

“Ya, itu memang benar, kejadiannya tadi pagi di salah satu jajaran TNI AD. Tentu saja kita sangat menyesalkan program itu,” ujar Kadispen TNI AD Brigjen Alfret Denny Tuejeh saat dihubungi detikcom, Jumat (19/1/2018).

Setelah kejadian itu, Alfret Denny mengaku menerima banyak protes dari berbagai pihak. Dia pun langsung menghubungi pihak stasiun televisi itu untuk menyatakan protes tersebut.

“Selaku Kadispenad, saya mendapat komplain dari berbagai pihak karena memang kesannya manusia dilecehkan, dan terlebih lagi itu adalah prajurit yang berseragam. Kita langsung menghubungi pihak RCTI untuk menyatakan protes, karena saya merasa acaranya kurang pantas. Dan pihak RCTI memang sudah membuat permohonan maaf,” tutur Alfret Denny.

Meski pihak RCTI sudah meminta maaf, dia menyatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk menjadi bahan evaluasi. Pihaknya juga banyak bekerja sama dengan stasiun televisi, namun seharusnya dilakukan koordinasi terlebih dahulu.

“Secara internal TNI AD, kejadian ini tetap kami selidiki untuk menjadi bahan evaluasi kami. Tetapi saya ingin menyampaikan bahwa TNI AD banyak kerja sama dengan beberapa stasiun TV dan semua berjalan lancar bila melalui prosedur dan ketentuan yang menjadi standar Angkatan Darat serta dikoordinasikan dengan baik,” jelas dia.

“Terkait kejadian ini, seharusnya prosedurnya, berkoordinasi dulu dengan Dispenad dan kemudian akan kita arahkan prosedurnya seperti apa. Tujuannya supaya tidak terjadi hal negatif seperti ini,” imbuh dia.

Dia berharap kejadian ini tidak terulang kembali di stasiun televisi mana pun. Selain itu, dia meminta prajurit TNI AD berhati-hati tampil di hadapan publik.

“Saya harap kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga, tidak hanya bagi RCTI, tapi mungkin juga bagi perusahaan media elektronik lainnya. Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi. Dan sekali lagi, kejadian ini juga menjadi bahan masukan bagi prajurit di lapangan untuk lebih berhati-hati bila tampil di hadapan umum, apalagi tampil di acara seperti itu,” jelas dia.

Sementara itu, pihak stasiun televisi tersebut telah mengirimkan surat permohonan maaf. Mereka berjanji akan berhati-hati dalam menyiapkan konten.

“Berkaitan dengan kreasi team Dahsyat pada tanggal 19 Januari 2018 yang dinyatakan menyinggung kewibawaan dari kesatuan TNI AD, khususnya Yon Hubad, melalui surat ini kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut kepada pimpinan TNI AD dan khususnya Yonhubad TNI AD,” tulis surat permohonan maaf itu.

Iklan

Diskusi

Satu respons untuk “TNI AD Merasa Dilecehkan di Acara Dahsyat, RCTI Minta Maaf

  1. permaslahannya sudah slesai min, pihak dahsyat sudah datang langsung ke YON HUBAD TNI AD untuk menyampaikan permintaan maafnya bukan cuma krim surat tpi langsung datang dan bertemu bahkan jga sudah bersalaman,Pihak TNi sudah memaafkan, jadi semuanya sudha clear

    Posted by novi komala | Januari 23, 2018, 4:50 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: