//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Bea Cukai: Beli Mainan Impor Online Maksimal 3 Buah Bebas SNI

Mainan Tomica yang dijual online di luar negeri

Mainan Tomica yang dijual online di luar negeri. (Amazon)

Anekainfounik.net. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menyebutkan, pemerintah sepakat untuk memberikan pengecualian wajib Standar Nasional Indonesia( SNI) terhadap mainan impor, baik yang sebagai barang bawaan penumpang maupun kiriman seperti pembelian via online.

DJBC mengadakan rapat mengenai SNI bersama dengan perwakilan Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Kantor Pusat DJBC, Jakarta, Senin (22/1/2018).

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Ditjen Bea dan Cukai, Deni Surjantoro mengatakan, untuk mainan yang dibawa sebagai barang bawaan penumpang maksimal 5 pcs, sedangkan sebagai kiriman maksimal 3 pcs.

“Hasil rapatnya, itu akan ada relaksasi atau pengecualian yang diberikan terhadap impor mainan. Satu khusus ya melalui barang bawaan penumpang, maksimal 5 pcs dengan pesawat, kalau ada penumpang di bawah 5 pcs per orang itu tidak perlu SNI,” kata Deni di Kantor Bea dan Cukai, Jakarta, Senin (22/1/2018).

Ketentuan ini juga didapat dari pertemuan antara Bea dan Cukai bersama Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan dan BSN. Pertemuan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan baru selesai sekitar pukul 12.00 WIB.

Untuk mainan impor melalui pengiriman ditetapkan maksimal sebanyak 3 pcs per pengiriman untuk satu orang dan dalam jangka waktu selama 30 hari. Kelebihan impornya harus ber-SNI atau dimusnahkan atau dikembalikan ke negara asal.

“Jadi 30 hari itu hanya bisa 3 pcs yang dapat pengecualian, kalau tidak dibatasi maka itu sama seperti dagang,” jelas dia.

Dia mengaku, aturan ini juga akan berlaku pada 23 Januari 2018 dan payung hukumnya Peraturan Dirjen di Kementerian Perindustrian.

“Dengan seperti ini, kita akhiri untuk tujuan dagang dan pribadi. Pemerintah misalnya bawa di bawah 5 pcs, kalau di atas kita wajibkan SNI, sementara ini kita tentukan 5 pcs,” jelas dia.

Jika melihat Permen Perindustrian Nomor 55 Tahun 2013, terdapat 12 jenis barang dari luar negeri yang masuk Indonesia wajib SNI.

Pertama, baby walker dari logam dan dari plastik. Kedua, sepeda roda tiga, skuter, mobil berpedal dan mainan beroda semacam itu, kereta, boneka. Ketiga, boneka bagian dan aksesorisnya. Keempat, kereta elektrik, termasuk rel, tanda aksesorisnya. Kelima, parabotan rakitan model yang diperkecil (skala) dan model rekreasi semacam itu, dapat digerakkan atau tidak, dapat dogerakan atau tidak.

Keenam, perangkat konstruksi dan mainan konstruksional lainnya, dari bahan selain plastik. Ketujuh, stuffed toy menyerupai binatang atau selain manusia. Kedelapan, puzzle dari segala jenis. Kesembilan, blok atau potongan angka, huruf atau binatang, perangkat penyusun kata, perangkat penyusun dan pengucap kata, toy printing set, counting frame mainan (abaci), mesin jahit mainan, mesin tik mainan.

Kesepuluh, tali lompat. Kesebelas, kelereng. Keduabelas, mainan lainnya selain sebagaimana yang disebut pada angka dua sampai sebelas terbuat dari smua jenis material baik dioperasionalkan secara elektrik maupun tidak, balon, pelampung renang untuk anak maupun mainana lainnya yang ditiup/dipompa, yang terbuat dari karet dan/atau platik, senapan/atau pistol, mainan lainnya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: