//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Minta Anies Buka Kembali Jalan Tanah Abang, Ini Rekomendasi Polda Metro

PKL menempati Jalan Jatibaru Tanah Abang

PKL menempati Jalan Jatibaru Tanah Abang. (CNN Indonesia)

Anekainfounik.net. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya meminta pedagang kaki lima (PKL) tak ditempatkan di jalan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ada enam rekomendasi polisi berkaitan dengan penataan kawasan pusat grosir tersebut.

“Iya ada enam poin rekomendasi dari kami yang disampaikan kepada gubernur, mudah-mudahan didengar,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra, Jumat (26/1/2018), dilansir anekainfounik.net dari Detikcom.

Enam rekomendasi tersebut yang pertama adalah, Polri minta dilibatkan dalam perencanaan kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang berdampak pada masalah keamanan, keselamatan, ketertiban lalu lintas.

Kedua, polisi menyarankan agar penggunaan jalan untuk penyelenggaraan di luar fungsi jalan harus dikoordinasikan guna mendapatkan izin dari Polri.

“Hal ini sesuai dengan pasal 128 ayat (3) UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ),” lanjut Halim.

Rekomendasi yang ketiga, polisi menyarankan agar penempatan pedagang kaki lima (PKL) pada lokasi yang layak dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku. Keempat, Pemprov DKI Jakarta diminta mengevaluasi dan melakukan pengkajian yang lebih komprehensif dalam setiap kebijakan, baik dari aspek sosial, ekonomi maupun hukum, sehingga tidak menimbulkan permasalahan yang baru.

“Kemudian kelima, agar Pemprov DKI meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum yang dapat diakses menuju ke tempat perbelanjaan,” tuturnya.

Terakhir, rekomendasi polisi adalah agar Pemprov DKI mengembalikan dan mengoptimalkan kembali fungsi jalan untuk mengurangi dampak kemacetan dan kecelakaan lalu lintas guna peningkatan kinerja lalu lintas dan peningkatan pelayanan angkutan umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemprov DKI Jakarta menutup Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, untuk memfasilitasi 400 PKL. Akibat penutupan tersebut, sejumlah pedagang di Blok G merasa dirugikan, sementara sopir angkot trayek Tanah Abang juga mengklaim pendapatannya menurun akibat penutupan jalan tersebut.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: