//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Karni Ilyas Kritik Penggunaan Bahasa Inggris, Netizen: Loh ILC dan TVOne?

Kicauan Karni Ilyas dikritik netizen

Kicauan Karni Ilyas dikritik netizen.

Anekainfounik.net. Presenter acara debat Indonesia Lawyer Club (ILC), Karni Ilyas, jadi topik pembicaraan hangat netizen karena berkicau soal penggunaan bahasa Inggris di tempat umum.

Karni pada tweetnya yang diunggah di akun pribadinya @karniilyas pada Jumat (26/1/2018), menyatakan keheranannya melihat berbagai petunjuk di tempat umum yang ditulis menggunakan bahasa Inggris.

“Kita memang aneh. Banyak peringatan, petunjuk, bahkan peringatan di tempat umum pakai bahasa Inggris. Apakah semua rakyat kita sudah mampu berbahasa asing? Bahasa Indonesia saja belum. Belajarlah ke Jepang, Korea atau China yang bangga dengan bahasa ibunya,” tweetnya, dilansir anekainfounik.net dari suara.com.

Karni menulis kicauan tersebut sebagai respon dari tweet yang dituliskan oleh anggota Ombudsman Alvin Lie, mengenai penggunaan bahasa Inggris untuk menjelaskan suatu tempat.

Sejauh ini, kicauan Karni sudah mendapat lebih dari 1.2000 retweet dan lebih dari 2.000 likes. Unggahan Karni langsung diserbu natizen yang menganggapnya tidak konsisten. Sebab, dia sendiri membawakan sebuah acara yang dituliskan dengan Bahasa Inggris.

“Ditambah lagi anda lebih sering memberi kutipan orang asing di ILC, makin ga kenal lah bangsa ini dengan orang-orang negaranya sendiri. Tak dipungkiri kids jaman now lebih kenal tokoh asing daripada tokoh lokal. Mungkin bentr lagi indonesia akan jadi Singapura,” kata @adennio007.

“Mari sama-sama koreksi diri sendiri. Diawali dari media dan para awaknya. Termasuk Pak @karniilyas sendiri,” ujar @tarwoto2009.

Namun warganet lainnya mengamini peryataan Karni. Akun bernama @zeronezto mengatakan, banyak warga Indonesia yang gengsi menggunakan bahasa ibunya.

“Betul, Pak Karni, kita minder menggunakan bahasa Indonesia dan merasa bergengsi menggunakan bahasa Inggris. Padahal sudah ada UU no. 24 Tahun 2009 yang antara lain mengatur tentang penggunaan bahasa. Bagaimana kalau masalah ini bisa diangkat dalam ILC?” katanya.

Dikritik netizen, Karni berdalih ia tidak pernah mempersoalkan nama atau merk melainkan pengumuman, peringatan atau petunjuk dalam bahasa Inggris.

“Semua yg Anda tanyakan itu adalah nama. Saya tidak pernah mempersoalkan nama atau merk seperti Starbuck, KFC atau Toyota atau Samsung. Yang saya persoalkan adalah pengumuman, peringatan atau petunjuk dalam bahasa Inggeris untuk publik. Apa publik mengerti?, cuit Karni.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Agen Bola
Iklan
%d blogger menyukai ini: