//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Tak Percaya Polisi Sebut Macet Tanah Abang Naik 60%, Sandi: Data Kami 12%

Kemacetan di kawasan Tanah Abang

Kemacetan di kawasan Tanah Abang. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tak mempercayai pernyataan Ditlantas Polda Metro Jaya yang menyebut kemacetan di Tanah Abang naik 60 persen sejak penataan di kawasan tersebut. Klaim Sandi, kemacetam hanya 12 persen.

“Kita ingin lihat secara detail adalah data-data yang dimiliki teman-teman Dirlantas yang naik 60 persen. Karena dari periode uji coba dengan sebelumnya, data kami lihat sendiri adalah ada kenaikan 12 persen dari sebelumnya,” kata Sandiaga di Kepulauan Seribu, Senin (29/1/2018), seperti dilansir anekainfounik.net dari Detikcom.

Sandiaga bahkan sebelumnya sempat menyebut sebenarnya pada periode Oktober hingga Desember 2017, sempat terjadi penurunan angka kemacetan.

“Selama periode 22 Desember 2017-4 Januari 2018 rata-rata terjadi penurunan jumlah laporan kemacetan sebesar 46 persen untuk weekday dan 25 persen untuk weekend dibandingkan sebelum penataan (1-21 Desember 2017),” kata Sandi, Jumat (5/1/2018), dilansir dari Kompas.com.

Ia bahkan mengklaim kemacetan di Tanah Abang menurun setelah PKL mengokupasi Jalan Jatibaru.

“Nah, berikutnya slide yang bukan sulap bukan sihir, tetapi kenyataan jumlah kemacetan per hari di kawasan Tanah Abang drop (menurun) signifikan. Penurunannya 58 persen di minggu pertama, drop lagi di minggu kedua,” ujar Sandi.

Kini, Sandi mengatakan akan menyandingkan data dari Polda Metro dengan data milik Pemprov DKI.

“Tapi kalau dilihat dari periode critical, yaitu antara Oktober sampai Desember itu justru masih ada penurunan. Jadi ini yang lagi kita sandingkan datanya. Mudah-mudahan bisa terkoordinasi dan kita akan tindaklanjuti rekomendasi dari Dirlantas,” terangnya.

Sandiaga juga heran angka kemacetan naik tapi angka penumpang di bus Tanah Abang Explorer yang juga semakin banyak mencapai 19 ribu per hari. Dia meminta Dishub DKI mempelajari hal tersebut dengan masukan juga dari Dirlantas.

“Setelah di sini saya berikan instruksi untuk melihat, menyandingkan datanya dengan data yang dimiliki oleh teman-teman di Dirlantas,” terangya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya merekomendasikan agar Jl Jatibaru, Tanah Abang dibuka kembali karena salah satunya menimbulkan kemacetan. Polisi mengklaim kemacetan di Tanah Abang mengalami peningkatan setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan penataan di Tanah Abang dengan menempatkan PKL di Jl Jatibaru tersebut.

“Berdasarkan pengamatan dan survei, kalau kita lihat pengamatan mata (kemacetan meningkat) 60 persen di wilayah itu,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (26/1).

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: