//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Jilat Ludah Sendiri, Anies-Sandi Pakai Dana CSR untuk Bangun Stadion

Sandiaga Uno saat peluncuran jersey dan apparel Persija

Sandiaga Uno saat peluncuran jersey dan apparel Persija. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memutuskan untuk menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membangun dua infrastruktur yakni jembatan gantung untuk warga di Srengseng Sawah, Jagakarsa, dan stadion kelas internasional untuk Persija.

Padahal, saat kampanye dan di awal kepemimpinan mereka di Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, keduanya berulang kali menyatakan tak akan menggunakan dana non-APBD. Bagi Anies, penggunaan dana di luar anggaran pemerintah rawan korupsi.

“Berbagai model pembiayaan yang tak melalui prosedur yang benar, harus dihentikan. Ruang yang memungkinkan terjadi korupsi tinggi. Belum terjadi ya, dan itu harus kita ubah,” kata Anies di Semanan, Jakarta Barat, Senin (26/12/2016), dilansir anekainfounik.net dari Kompas.com.

Ia bahkan menilai pola pemberian dana kompensasi dari pengembang untuk pembangunan rusunawa dan jalan seperti yang dilakukan gubernur sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, sulit untuk dimintai pertanggungjawaban.

“Ke depan, kami akan tertib gunakan APBD dan APBN, karena yang dikerjakan program pemerintah,” kata dia.

Hal yang sama juga dinyatakan Sandi. Wakil Gubernur DKI Jakarta ini penggunaan dana CSR merupakan hambatan bagi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberi predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bagi Pemprov DKI. Kata Sandi, beberapa aset yang berasal dari CSR dan Koefisien Luas Bangunan (KLB) dipersoalkan BPK, seperti dilansir dari Detikcom.

Salah satu janji kampanye Anies-Sandi adalah mendapat predikat WTP dari BPK. Mereka berusaha keras mendapatkan predikat tersebut sehingga membuktikan bahwa mereka lebih baik dari gubernur sebelumnya dalam hal tata kelola anggaran dan keuangan Pemprov DKI versi BPK.

Namun, Anies-Sandi juga dibayangi oleh janji lain yakni membangun stadion kelas internasional seperti ‘Old Trafford’ untuk Persija. Pada APBD 2018, anggaran pembangunan stadion tersebut tertera nol rupiah. Anies-Sandi malah menganggarkan kajian pembangunan dan desain ulang Stadion BMW sebesar Rp 18,99 miliar, yang sudah dilakukan gubernur sebelumnya.

Karena terdesak ditagih janjinya oleh Jakmania, pendukung Persija. Anies-Sandi pun harus mau menelan ludahnya sendiri dengan memutuskan membangun melalui kerja sama dengan pihak swasta. Sebab jika menggunakan APBD, kata Sandi, akan mengurangi anggaran pelayanan dasar ke warga.

Sandi mencontohkan dua infrastruktur baru di DKI yakni velodrome dan equestrian yang membutuhkan Rp 30-40 miliar per tahun untuk perawatannya. Biaya ini dianggap membebani APBD.

“Kami enggak mampu, anggaran terbatas. Kami perlukan (APBD) untuk pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan. Jadi, kalau misalnya swasta yang mengelola lebih memiliki kemampuan mengelola infrastruktur yang lebih baik,” ujar Sandi di Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2018), dilansir dari Kompas.com.

Selain stadion, pembangunan jembatan gantung di Jagakarsa juga dipastikan menggunakan CSR dari swasta. Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Arifin mengatakan, pembangunan jembatan ini menelan Rp 420 juta dana corporate social responsibility PT Wiratman. Diperkirakan, jembatan akan rampung empat bulan lagi.

“Lebih kurang empat bulan bisa diselesaikan. Kami lagi dalam proses meminta perizinan BBWSCC, nanti kalau sudah dapat izin langsung pengerjaan dilaksanakan,” kata Arifin saat peninjauan bersama PT Wiratman, 25 Januari 2018 lalu.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: