//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Putri, Korban Longsor di Soetta Meninggal di RS Mayapada

Dianti Diah Ayu Cahyani Putri semasa hidup

Dianti Diah Ayu Cahyani Putri semasa hidup. (Facebook/dianti.dyah.ayu)

Anekainfounik.net. Dianti Diah Ayu Cahyani Putri (25), satu dari dua korban akibat ambrolnya tembok di underpass Jalan Perimeter Selatan, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, meninggal dunia di RS Mayapada, Tangerang. Karyawan tetap GMF Aero Asia tersebut dirujuk dari RSUD Tangerang.

“Atas nama Dianti Dyah Ayu Putri, benar meninggal tadi 06.43 WIB,” kata salah satu tugas IGD RS Mayapada, Dani, Selasa (6/2/2018), dilansir anekainfounik.net dari Detikcom.

Jenazah Putri saat ini masih berada di RS Mayapada. ” Jenazah masih di RS, masih menunggu keluarganya,” sebut Dani.

Putri merupakan karyawan tetap PT GMF AeroAsia dengan posisi Trainee for Financial Analyst. Dari laman Facebooknya, Putri lahir pada 27 Mei 1993, ia tinggal di Serang dan berasal dari Surabaya, Indonesia.

Sepupu Putri, Burhan Handono, menyebut Putri meninggal dunia pada pukul 07.30 WIB di RSUD Kota Tangerang. Melalui Facebook, Burhan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses evakuasi Putri.

Sebelumnya, Putri berhasil dievakuasi dari longsor dan tembok runtuh yang menghimpit mobilnya, pukul 02.50 WIB dini hari. Saat peristiwa terjadi, Putri sedang mengemudi Honda Brio A 1567 AS bersama Mukhmainah Syamsuddin (karyawan outsourcing), 24 tahun pada Senin (5/2) pukul 18.00 WIB kemarin.

Usai dievakuasi, Putri dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang. Kondisinya saat itu lemah dan pucat, tensi darah 90/70.

“Informasi yang kami terima demikian, yakni informasi dari teman-teman KAI ketika mendampingi beliau waktu di Rumah Sakit,” kata Humas Angkasa Pura II, Yado Yarismano, soal deskripsi kesehatan Putri sebelum meninggal dunia.

Dianti diketahui sedang menjalani puasa. Hal itu diduga turut menyebabkan Dianti mengalami dehidrasi akut sebelum akhirnya mengembuskan nafas terakhir.

Diagnosanya, Putri mengalami shock hipovolemik, fraktur servikal, fraktur femur kanan dan kiri. Tindakan medis diberikan resusitasi cairan, dipasang collar neck, dan spalk. Dia selanjutnya dipindahkan ke RS Mayapada.

Pukul 06.00 WIB, Putri sampai di IGD RS Mayapada. Kondisinya drop, keadaan memburuk. Dilakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) selama kurang lebih 30 menit. Pada pukul 06.45 pasien dinyatakan meninggal dunia.

“Teman-teman KAI ikut mendampingi di sana,” kata Yado. Informasi medis itu didapatkannya dari laporan dokter dari PT Kereta Api Indonesia (KAI). Lokasi longsor juga berada dekat dengan jalur kereta api. PT Angkasa Pura II turut berbela sungkawa atas kejadian ini.

Sementara, Mukhmainah berhasil diselamatkan dari longsor tanpa luka berdarah. Meski begitu, Mukhmainah segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

“Korban kedua kami keluarkan pukul 07.00 WIB. Sama kita lihat tadi sehat, artinya selamat. Kalau keadaan dalam (tubuh) tidak tahu. Tidak ada luka berdarah, kita lihat bersama tadi,” kata Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi, di lokasi longsor, perimeter selatan, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa..

Proses evakuasi Mukhmainah berlangsung 13 jam bila dihitung dari pertama kali tertimpa longsor, yakni pada Senin (5/2) pukul 18.00 WIB kemarin.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: