//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Anggap Gagal Total, Amien Rais Kasih Kartu Merah ke Jokowi,

Amien Rais beri kartu merah ke Jokowi

Amien Rais beri kartu merah ke Jokowi

Anekainfounik.net. Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional ( PAN) Amien Rais menilai kartu kuning yang diberikan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Zaadit Taqwa kepada Presiden Joko Widodo sebenarnya tak cukup.

“Kalau saya bukan kartu kuning, saya kasih kartu merah (untuk Jokowi),” kata Amien usai menghadiri diskusi ‘ Kartu Kuning’ dan Gerakam Mahasiswa Zaman Now’ yang digelar di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (7/2/2018), dilansir anekainfounik.net dari Kompas.com.

Amien menilai kartu merah tepat diberikan ke Jokowi, apalagi menjelang pemilu presiden 2019. Ia berharap Jokowi tak melanjutkan kepemimpinannya sampai dua periode.

“Jadi dikeluarkan dari lapangan demokrasi, dicari yang lebih unggul, lebih bagus,” kata Amien.

Mantan ketua MPR ini menilai nawacita digaungkan Jokowi selama kampanye hingga kini masih sebatas wacana. Menurut dia, selama tiga tahun memimpin Jokowi gagal total.

“Pak Jokowi hanya 1 tahun lagi lebih dikit sudah itu gagal. Jadi nawacita sakti tidak hanya dalam wacana yang paling parah kekuasaan ekonomi sudah dicaplok asing aseng sumber daya alam kita sudah bukan untuk bangsa kita lagi tapi juga untuk bangsa lain,” ujar Amien Rais.

Menurut dia, Jokowi telah gagal mensejahterakan rakyat. Dia melihat pembangunan ekonomi dilakukan pemerintahan Jokowi hanya menguntungkan golongan kaya raya dan asing.

“Jokowinomic itu yang diuntungkan yang sudah kaya. Rakyat dipinggirkan makin kelihatan kembang kempis di bawah itu mungkin sekitar 40 persen lebih, yang dipikir bagaimana konglomerat tetap berjaya gitu, bahkan di mata rakyat demikian jelas,” kata dia.

Dia menambahkan, salah satu contoh pembangunan yang tak pro rakyat kecil adalah Meikarta dan proyek reklamasi. Menurutnya, pembangunan itu menabrak semua aturan.

“Pemerintah membiarkan Meikarta menggasak sekian ratus hektar untuk bangun apartemen yang nantinya kira-kira untuk kepentingan para taipan dan cukong. Lebih menyolok lagi reklamasi teluk Jakarta itu jelas bukan untuk bangsa Indonesia. Dari sisi harganya diperuntukkannya itu jelas untuk Singapura, Senchen, Shanghai, Beijing, Kuantung dan lain-lain itu jelas sekali,” katanya.

Di satu sisi, Amien Rais melihat PAN yang hanya mengantongi 7,59 persen sangat sulit mengusung kadernya di Pilpres. Oleh karena itu, dia menyarankan PAN harus berkoalisi dengan partai politik lain sebab dibutuhkan 25 persen suara untuk mengusung capres dan cawapres.

“PAN tahu diri lah kecuali nerobos 12 persen lagi,” kata dia.

Namun saat ditanya apakah PAN akan mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto seperti pada Pilpres 2014 lalu, Amien hanya menjawab mengambang.

“Belum tentu,” kata Amien.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: