//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Tabung Uang Koin 2,5 Tahun , Ibu di Lamongan Ini Kumpulkan Rp 21 Juta

Ibu di Lamongan tabung uang dalam drum

Ibu di Lamongan tabung uang dalam drum

Anekainfounik.net. Kebanyakan dari kita kerap meremehkan uang koin, walaupun uang yang sah untuk dijadikan alat pembayaran. Bila dikumpulkan dengan tekun, tabungan uang koin bisa mencapai nominal yang tak main-main, seperti yang dilakukan ibu di Lamongan ini.

Berbekal uang receh pecahan Rp 1.000 yang ditabung ke sebuah drum selama 2,5 tahun, atau, sekitar Rp 23 ribu per hari, akhirnya ia bisa meraup uang lebih Rp 21 juta. Aksi Ismianah, warga Desa Sidomlangean, Kecamatan Kedungpring, ini menjadi viral di media sosial (Medsos). Aksi pecah celengan uang receh yang diunggah ke medso oleh anaknya, Ayu Nawang Retnoningtyas itu sudah dibagikan sebanyak 34 ribu kali dan dikomentari lebih dari 10 ribu pengguna facebook.

Bahkan selain di facebook, aksi ibu tiga anak ini juga diunggah ke twitter. Aksi menabung receh hingga terkumpul menjadi angka yang fantastis itu banyak dibagikan pengguna medsos karena ketekunan sang ibu yang memulai aksinya dengan hal yang dianggap remeh, yakni uang recehan.

Kepada wartawan, Ibu Ismianah mengaku mengumpulkan uang receh berawal saat ada rencana membiayai anak bungsunya melanjutkan kuliah. Penggunaan drum dengan tinggi 80 cm dan diameter 40 cm itupun terlintas begitu saja.

“Kebetulan memulai menabung itu, anak bungsu saya sudah SMA,” terang Ismianah kepada wartawan di rumahnya.

Ismianah mengaku, dia yang sehari-harinya berjualan baju di pasar banyak memperoleh uang receh dari pembelinya. Dari pada terbuang percuma, Ismianah akhirnya mengumpulkan uang receh tersebut ke sebuah drum.

“Karena drum sudah hampir penuh, maka drum tersebut kemudian kami buka bersama anak-anak,” ungkapnya.

Ismianah dan keluarga usai menghitung uang di dalam drum/Ismianah dan keluarga usai menghitung uang di dalam drum/ Foto: Eko Sudjarwo

Ismianah mengaku kaget setelah menghitung uang receh tersebut. Selama 4 jam menghitung, didapatkan angka yang sangat tinggi, yakni lebih Rp 21 juta. Bahkan, kata Ismianah, saking beratnya koin yang terkumpul tersebut, anak-anaknya tidak ada yang kuat mengangkat saat dibawa ke bank.

“Saat ini uang tersebut sudah kami setorkan ke bank setelah sebelumnya kami menelepon dulu apakah pihak bank mau menerima atau tidak, alhamdulillah bisa menerima,” terangnya.

Ismianah mengaku, meski saat ini sudah berhasil mengumpulkan uang receh dengan nilai yang fantastis, Ismianah akan meneruskan aksinya menabung uang receh ini. “Saya akan lanjutkan lagi menabung uang receh ini, selain sebagai contoh kepada anak saya, juga bisa menjadi pembelajaran buat masyarakat agar gemar menabung,” ungkap ibu 3 anak ini.

Sementara anak Ismianah, Ayu Nawang Retnoningtyas yang mengunggah foto ke medsos mengatakan, apa yang dia lakukan itu bukan untuk pamer, tapi lebih mengingatkan terkadang apa yang dianggap remeh, ternyata bisa berguna jika dikumpulkan. “Uang koin itu saya angkat sama adik tidak kuat, beratnya sekitar 30 – 35 kg,” aku Ayu.

Ayu sendiri memposting status di facebook berbunyi:

Lebih jauh, Ayu mengaku saat harus mengantarkan uang receh tersebut, pihak bank menginginkan agar uang receh tersebut ditata dengan jumlah 100 ribuan agar memudahkan menghitung. “Sempat kaget karena nilainya bisa sebegitu besarnya,” ujar Ayu.

Tak pelak, setelah diunggah ke medsos, aksi ibunya langsung menjadi viral. Bahkan, Ayu pun tak menyangka jika hingga saat kini postingannya masih terus ada dan mendapat dukungan berupa komentar maupun dibagikan ke sesama pengguna medsos lainnya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: