//
Anda membaca...
Hiburan

Aktor Laga Advent Bangun Meninggal di Usia 65 Tahun

Advent Bangun saat dirawat di RS Fatmawati

Advent Bangun saat dirawat di RS Fatmawati. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Artis laga senior Advent Bangun meninggal dunia pada Sabtu (10/2/2018) di usia 65 tahun di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Jakarta Selatan, pukul 02.35 WIB. Kabar meninggalnya pemilik nama lengkap Yohanes Thomas Advent Bangun itu tutup usia diungkapkan oleh paranormal Ki Kusuma melalui akun Twitter-nya, @kikusumo pada pagi hari ini.

“Teman kita aktor senior advent bangun meninggal dunia semoga diampuni dosanya diterima amal ibadahnya dan dikuatkan keluarga yang ditinggalkannya. Aamin,” tulis Ki Kusumo.

Jenazah Advent disemayamkan di rumah duka yang berada di Jalan Kecapi, Jagakasa, Jakarta Selatan. Sebelum aktor legendaris tersebut dirawat di RSUP Fatmawati Jakarta akibat sakit ginjal dan harus menjalani cuci darah.

Advent Bangun juga menderita diabetes sejak tahun 2005, sedangkan prosedur cuci darah berlangsung sejak bulan April tahun 2017. Menurut sang istri, Lois Riani Amalia Sinulingga, pasca cuci darah sang suami sempat muntah-muntah lantaran terlalu lelah dan kekurangan asupan makanan. Dalam seminggu, Advent Bangun bisa dua kali melakukan cuci darah. Namun ia sendiri belum bisa memastikan apa penyebab suaminya menderita gagal ginjal.

Nama Advent Bangun dikenal setelah kerap kali membintangi film-film laga pada tahun 1980an. Namanya sejajar dengan pemain laga lainnya Barry Prima, George Rudy, Johan Saimima dan Ratno Timoer.

Sebelum terjun di dunia film, Advent Bangun adalah seorang atlet karate nasional. Awalnya, ia bergabung dengan perguruan karate INKAI. Kerena merasa sulit untuk bersaing di tingkat nasional, karena saat itu perguruan INKAI tidak diakui oleh FORKI, maka Advent Bangun kemudian bergabung dengan perguruan karate INKADO.

Setelah pensiun dari dunia hiburan, Advent menjadi seorang pendeta, dengan nama barunya Pendeta Muda Thomas Bangun. Sebagai pendeta muda, ia juga mempunyai karunia khusus dalam pelepasan dan penyembuhan. Banyak orang yang diselamatkan jiwa dan raganya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: