//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Jokowi: Infrastruktur Bukan Hanya untuk Orang Tapi Juga Barang

Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan di Padang

Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan di Padang. (Setkab)

Anekainfounik.net. Presiden Joko Widodo yang kini tengah giat membangun infrastruktur di Indonesia dikritik berbagai pihak. Salah satunya adalah Fadli Zon. Menurut Wakil Ketua DPR tersebut, kebijakan itu belum berpengaruh banyak dalam memperbaiki nasib rakyat. Ia menilai pembangunan tersebut cenderung boros, karena aktivitas ekonomi yang masih rendah namun sudah disediakan jalan yang begitu lebar.

Sementara, Ketua BEM UI Zaadit Taqwa dalam program acara Mata Najwa, Rabu (8/2/2018), malah mengatakan bahwa fasilitas yang dibangun pemerintah, misalnya jalan tol ini hanya dinikmati oleh orang-orang kaya saja. Orang-orang miskin tidak bisa menikmatinya.

Jokowi sendiri sudah beberapa kali menjelaskan soal hal ini. Terakhir, Jokowi menegaskan bahwa pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia bukan hanya untuk mengoptimalkan perpindahan orang, melainkan juga melancarkan distribusi barang.

“Semuanya akan mengefisiensikan mobilitas orang, maupun mobilitas barang ya,” ujar Jokowi usai meresmikan proyek jalan tol Padang-Pekanbaru di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (9/2/2018), dilansir anekainfounik.net dari Kompas.com.

Contohnya proyek pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru sepanjang 244 kilometer ini.

Waktu tempuh Padang ke Pekanbaru melalui jalur lama yakni 9 jam. Namun, jika jalan tol ini beroperasi, waktu tempuhnya dipangkas menjadi 2,5 jam hingga 3 jam saja.

Otomatis, distribusi barang-barang kebutuhan semakin cepat. Apalagi Sumatera Barat dan Riau memiliki pelabuhan laut yang menjadi pintu masuk barang-barang kebutuhan masyarakat.

“Pelabuhan Teluk Bayur dan Pelabuhan Dumai kan jadi semakin dekat, sehingga dapat ketemu, tidak perlu muter-muter. Jadi produk-produk yang ada di Sumatera tengah ini larinya lebih cepat,” ujar Jokowi.

(Baca juga: Jokowi Resmikan Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Tol Pertama di Sumbar)

Kondisi demikian pun diharapkan berimbas pada penurunan harga produk dan produk tersebut bisa bersaing dengan produk lain, bahkan dari negara lain.

Selain memudahkan perpindahan orang dan memperlancar distribusi barang, Jokowi mengatakan, pembangunan proyek infrastruktur juga akan berdampak pada pengembangan sektor pariwisata.

“Misalnya dengan tersambungnya antara Padang-Pekanbaru, ini akan meningkatkan pariwisata, baik di Sumatera Barat atau di Riau sendiri,” ujar Jokowi.

Sekadar gambaran, proyek jalan tol Padang-Pekanbaru senilai Rp 78 triliun tersebut sebenarnya sudah dicanangkan sejak 2008. Namun lantaran terkendala pembebasan lahan, proyek tidak kunjung terlaksana.

Proyek jalan tol dengan total panjang 244 kilometer itu memiliki lima seksi. Seksi pertama yakni Padang-Sicincin dengan panjang 28 kilometer. Seksi kedua yakni Sicincin-Payakumbuh dengan panjang 78 kilometer.

Seksi ketiga yakni Payakumbuh-Pangkalan dengan panjang 45 kilometer. Seksi keempat yakni Pangkalan-Bangkinang dengan panjang 56 kilometer dan terakhir seksi kelima yakni Bangkinang-Pekanbaru dengan panjang 37 kilometer.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Agen Bola
Iklan
%d blogger menyukai ini: