Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Pernah Jadi Duta Anti Narkoba, Roro Fitria Mengaku Sudah 2 Kali Pakai Sabu

Roro Fitria diperkenalkan di Mapolda Metro Jaya

Roro Fitria diperkenalkan di Mapolda Metro Jaya. (Liputan6.com)

Anekainfounik.net. Pedangdut Roro Fitria mengaku baru pertama kali memesan sabu kepada seorang pria YK yang hingga kini masih dalam pencarian. Meski demikian, wanita yang pernah mengklaim memilik kekayaan Rp 750 miliar itu mengaku sudah pernah mengonsumsi sabu dua kali.

Padahal ia terkenal peduli dengan aksi sosial dan anti narkoba sehingga sempat diangkat menjadi duta anti narkoba oleh sebuah LSM pada akhir 2015.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pedangdut Roro Fitria memesan sabu dari YK lewat perantara WH atau Wawan Hartawan pada Selasa (13/2/2018).

“Roro memesan (sabu) lewat telepon pada Selasa malam. Ia kemudian ditangkap Rabu (14/2/2018) siang,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/2/2018), dilansir anekainfounik.net dari Detikcom

Roro Fitria diperkenalkan di Mapolda Metro Jaya

Roro Fitria diperkenalkan di Mapolda Metro Jaya. (Liputan6.com)

.

“( Sabu) akan digunakan 14 Februari malam waktu Valentine,” katanya.

“Kami belum melakukan tes urine, tetapi Roro mengaku memesan sabu dari YK dengan perantara WH,” kata Argo.

Dari tangan WH, polisi mengamankan sabu 2,4 gram yang hendak dikirimkan kepada Roro.

“Kami menyita buku tabungan dan bukti transfer Roro kepada WH. Di sana disebutkan, Roro mentransfer uang Rp 5 juta kepada WH. Rp 4 juta untuk membayar sabu dan Rp 1 juta untuk ongkos kirim,” ujarnya.

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan ponsel WH dan Roro yang di dalamnya terdapat percakapan jual beli sabu.

Penyidik Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menghadirkan Roro Fitria ditampilkan di hadapan awak media bersama temannya, WH, yang berprofesi sebagai fotografer. Mereka dipakaikan baju tahanan narkoba berwarna oranye. Namun, ketika berada di depan wartawan, Roro tidak memberikan reaksi cengar-cengir seperti Jennifer Dunn.

Wajah Roro tampak sedih. Rambutnya berantakan. Kakinya beralaskan sepatu kasual dengan aksesori yang berkilau di atasnya, entah berlian atau bukan.

Roro menampang wajah datar. Dia tidak berkata-kata ketika wartawan mencecarnya dengan sejumlah pertanyaan.

Tidak lama setelah polisi merilis kasusnya, Roro dan rekannya dikembalikan ke ruang pemeriksaan. Keduanya kini harus berhadapan dengan hukum atas dugaan kasus narkotika.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
Iklan
%d blogger menyukai ini: