//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Ahok Ajukan PK, Kubu Rizieq Akan Gelar Demo Besar-besaran

Pengacara Rizieq, Eggi Sudjana

Pengacara Rizieq, Eggi Sudjana. (CNN Indonesia)

Anekainfounik.net. Langkah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengajukan permohonan peninjauan kembali (PK) atas vonis 2 tahun penjara dalam perkara penistaan agama mengundang reaksi negatif dari kubu kelompok Habib Rizieq Shihab yang menamakan diri Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA). Salah satu anggota TPUA adalah Eggi Sudjana.

Menurut Eggi, kelompoknya akan melakukan berbagai upaya untuk melawan permohonan PK mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Langkah pertama yang akan dilakukan adalah menyurati Mahkamah Agung.

“PK-nya Ahok harus ditolak,” kata Eggi Sudjana, Senin, 19 Februari 2018, dilansir anekainfounik.net dari Tempo.co.

Baca juga: Tak Pernah Ajukan Banding, PK Ahok Kemungkinan Besar Ditolak?

Menurut dia, desakan kepada Mahkamah Agung supaya penolak PK dari Ahok akan disampaikan kepada wartawan dalam konferensi pers.

“Mohon teman-teman wartawan hadir di kantor Eggi Sudjana and Partners, Tanah Abang,” ujar Eggi, yang juga pemimpin penyambutan kedatangan bos Front Pembela Islam Rizieq Shihab dari Arab Saudi pada 21 Februari nanti.

“Langkahnya konferensi pers, mudah-mudahan dibaca MA, dan lain sebagainya. Kalau tetap jalan, demolah besar-besaran,” ancam Eggi.

Sementara, juru bicara Front Pembela Islam (FPI), Slamet Maarif mengatakan organisasinya belum menentukan sikap terkait PK yang diajukan Ahok tersebut. Alasannya, pengurus FPI masih fokus mempersiapkan penyambutan untuk Rizieq Shihab yang berencana segera pulang tanah air.

“Kami akan menentukan sikap setelah tanggal 21 (Februari 2018),” kata Slamet , Selasa, 20 Februari 2018. Adapun Rizieq direncakan pulang dari Arab Saudi ke Jakarta pada Rabu, 22 Februari 2018.

Meski begitu, Slamet mengatakan sangat keberatan dengan PK yang diajukan Ahok atas vonis dua tahun dalam perkara penodaan agama. Dia menganggap upaya ini sebagai ketidakadilan hukum.

“Jangan pancing-pancing umat deh,” katanya.

Menurut Slamet, jika hukum dipermainkan sama artinya memaksa umat muslim untuk kembali bergerak turun ke jalan. “Kami udah semaksimal mungkin (menjaga kondisi) kondusif tapi dipancing lagi,” kata dia.

Pada Sabtu, 17 Februari 2018, beredar salinan berkas permohonan PK perkara pidana penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama. Berkas itu diserahkan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 2 Februari 2018. Dalam berkas, tercantum nama Law Firm Fifi Lety Indra & Partners.

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Mahkamah Agung Abdullah membenarkan bahwa Ahok telah mengajukan permohonan PK. “Saat ini, belum diterima berkasnya oleh MA,” ujar Abdullah.

Lebih lanjut, Eggi menuturkan langkah Ahok itu tidak sesuai dengan logika hukum. Sebelum PK, kata dia, mesti ada tiga unsur penting, yaitu adanya novum, kekhilafan hakim, dan penerapan hukum yang tidak sistematis atau berbeda-beda.

Dia menduga ada perlakuan hukum yang spesial terhadap Ahok. “Karena itu, saya menolak,” ucapnya. “(MA) melakukan penegakan hukum yang diskriminatif, karena ada akal-akalan hukum, karena aturan hukum banyak ditabrak tidak sesuai dengan aturan hukum, bukan karena kebencian.”

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Agen Bola
Iklan
%d blogger menyukai ini: