//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Minta Rizieq Contoh Ahok, Faizal Assegaf Dicopot dari Presidium 212

Faizal Assegaf dicopot dari PA 212

Faizal Assegaf dicopot dari PA 212. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Presidium Alumni 212 menonaktifkan Faizal Assegaf dari segala aktivitas organisasi karena pernyataannya yang meminta Habib Rizieq Syihab mencontoh sikap ksatria Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam menghadapi proses hukum.

“Setelah mengamati dengan saksama berbagai pernyataan Saudara Faizal Assegaf dan sesuai dengan pendapat mayoritas para pendiri Presidium 212, kami bersepakat menonaktifkan Faizal Assegaf dalam segala aktivitas yang dilakukan ataupun yang mengatasnamakan Presidium Alumni 212,” ujar jubir Presidium 212 Aminuddin, Selasa (20/2/2018), dilansir anekainfounik.net dari Detikcom.

Apa yang disampaikan Aminuddin tersebut sesuai dengan surat keputusan Presidium 212 yang diteken oleh Ketum Habib Umar bin Al Hamid serta Sekjen Hasril Harahap.

Pernyataan Faizal yang dipersoalkan oleh Presidium 212 itu dilontarkan pada Sabtu pekan lalu. Faisal meminta Rizieq tak mengerahkan kekuatan massa tetapi menempuh proses hukum seperti yang dilakukan Ahok. Saat itu Faizal menjadi salah satu narasumber diskusi bertema Isu Kedatangan Habib Rizieq dan Potensi Gaduh Dalam Tahun Politik di D’Hotel, Sultan Agung, Jakarta Pusat, Sabtu (17/2)..

Baca juga: Presidium 212: Rizieq Harus Belajar Cara Bersikap Ksatria dari Ahok

“Kami sangat menyesalkan statement Saudara Faizal Assegaf pada acara diskusi di Hotel D Setiabudi, di mana yang bersangkutan menyatakan bahwa ‘dalam menghadapi masalah hukum, Ahok lebih negarawan dan lebih kesatria daripada Habib Rizieq Syihab’,” ujar Aminuddin.

“Sesungguhnya membandingkan kasarnya kelakuan atau karakter Ahok dengan kemuliaan akhlak imam besar umat Islam Indonesia Habib Rizieq Syihab adalah sebuah pendapat yang sungguh tidak memiliki bobot intelektual, bahkan dari sudut etika termasuk dalam kategori tidak beradab,” sambungnya.

Menanggapi pencopotan dirinya, Fazal Assegaf menilai hal itu tidak masuk akal karena tidak ada pendiri yang bisa diberhentikan dalam suatu organisasi.

“Proses menonaktifkan saya sebagai pendiri sangat tidak masuk akal. Sebab, mana bisa pendiri bisa diberhentikan,” kata Faizal, Selasa.

Faizal menggambarkan Presidium 212 sebenarnya tidak memiliki struktur kepengurusan yang kaku. Menurutnya, Presidium 212 berisi perwakilan dari organisasi-organisasi.

“Sampai saat ini Presidium 212 tidak punya pengurus dan hanya bersifat presidium dari perwakilan tiap-tiap organisasi,” ujar Faizal.

Terkait pernyataannya yang menyarankan imam besar FPI Habib Rizieq meniru sikap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam menghadapi proses hukum, Faizal menyampaikan tidak ada tujuan merendahkan Rizieq. Faizal menilai Presidium 212 sangat naif jika hal itu dijadikan alasan.

“Pernyataan saya bahwa Rizieq perlu mencontohkan Ahok dalam proses hukum dijadikan alasan menonaktifkan saya, sangat naif. Tidak ada tujuan merendahkan Rizieq di mata hukum, biarlah publik yang menilai,” tutur dia.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: