//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Bareskrim Bantah Pernah Sebutkan Ada 3 Ton Sabu di Kapal di Batam

Direktur Reserse Narkoba Bareskrim, Brigjen Pol Eko Daniyanto

Direktur Reserse Narkoba Bareskrim, Brigjen Pol Eko Daniyanto. (Kompas.com)

Anekainfounik.net. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Eko Daniyanto membantah kabar sabu 3 ton di dari kapal ikan yang ditangkap di Batam, Kepulauan Riau, Jumat, 23 Februari 2018. Hingga saat ini, polisi belum menemukan narkotika dalam kapal ikan MV Win Long BH 2998 tersebut.

“Kami tidak pernah mengatakan ada 3 ton (sabu). Kami belum tahu jumlahnya karena masih bekerja (mencari barang bukti narkotika) sampai hari ini,” ucap Eko, Minggu, 25 Februari 2018.

Eko menjelaskan, kapal ikan asal Myanmar itu memang ditangkap karena dicurigai membawa narkotika. Atas indikasi penyelundupan narkotika tersebut, Tim Satuan Tugas Khusus Mabes Polri dan Bea Cukai mengejar dan menahan kapal MV Win Long BH 2998 di selat Phillips dekat Pulau Nipah, Batam, Kepulauan Riau.

Sudah tiga hari tim gabungan mencari bukti barang haram tersebut dalam kapal MV Win Long BH. Tim membongkar sejumlah muatan kapal yang berisi hampir 12 hingga 15 ton ikan beku dari dalam kapal.

Tim juga mengerahkan anjing pelacak untuk mengendus keberadaan narkotika. Bahkan, polisi dan bea cukai menerjunkan ahli konstruksi kapal dan penyelam untuk menemukan bagian tersembunyi kapal yang diduga menjadi tempat penyimpanan narkotika. Namun, hasilnya nihil. Hingga hari ini, tim belum menemukan narkotika dalam kapal yang hendak berlayar menuju Afrika tersebut.

“Kami hanya menyebutkan ada informasi kalau kapal itu diduga membawa barang yang terindikasi narkotika. Namun, sama sekali tidak pernah disebutkan berapa jumlahnya,” ucap Eko.

Meski begitu, Eko mengatakan bahwa penggeledahan dan pengamanan kapal yang dicurigai membawa narkotika ini merupakan upaya pencegahan peredaran narkoba yang semakin marak. Apalagi, sebelumnya Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI Agkatan Laut dan Bea Cukai baru saja menemukan 1,6 ton sabu dari sebuah kapal yang sama-sama melintas di perairan Batam.

Eko Daniyanto juga mengaku, pihaknya juga menerjunkan tim selam dari Karimun untuk mengecek bagian dasar kapal, apakah ada bagian yang mecurigakan atau tidak. Tim selam ini melakukan pengecekan dari Sabtu siang hingga sore pukul 18.00 WIB.

“Bahkan kami juga menerjunkan ahli kapal dari Karimun untuk melakukan pengecekan disetiap sudut kapal, apakah ada modifikasi yang bisa dipergunakan untuk penyimpanan barang yang informasinya diduga sabu atau bagian yang tak lazim dari sebuah kapal,” tutur Eko Daniyanto.

Eko berharap penggeledahan kapal MV Win Long BH 2998 segera selesai.

“Mudah-mudahan hari ini terakhir (pencarian narkotika sabu),” kata Eko.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: