//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Polri Bongkar “The Family MCA” Grup Penyebar Hoax Mirip Saracen

Empat anggota The Family MCA yang ditangkap

Empat anggota The Family MCA yang ditangkap. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bersama Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelijen Keamanan mengungkap sindikat penyebar isu-isu provokatif di media sosial mirip kelompok Saracen yang ditangkap beberapa waktu yang lalu.

Adapun keempat tersangka yang ditangkap secara serentak di Tanjung Priok, Pangkal Pinang, Bali, dan Sumedang. Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Fadil Imran mengatakan, para pelaku tergabung dalam grup WhatsApp “The Family MCA (Muslim Cyber Army)”.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, grup ini sering melempar isu provokatif di media sosial,” ujar Fadil melalui keterangan tertulis, Selasa (27/2/2018), seperti dilansir anekainfounik.net dari Kompas.com.

Waktu penangkapan, hari Senin, tanggal 26 februari 2018, dengan hasil dan indentitas tersangka sebagai berikut :

1. Pada pukul 06.00 WIB telah dilaksanakan penangkapan di Sunter ,Jakarta Utara dengan identitas sebagai berikut:

IDENTITAS TERSANGKA
Nama : MUHAMMAD LUTH
Jenis kelamin : Laki-laki
TTL : Jakarta, 13 September 1978
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan
Alamat : jl. Sunter Muara No. 45 Rt. 1 Rw. 5 Sunter Muara, Tj. Priok, Jakarta Utara.

BARANG BUKTI
1. 3 (tiga) Buah Hp beserta sim card
2. 2 (dua) buah flashdisk
3. 1 (satu) unit laptop
4.1 (satu) fotocopy KTP atas nama MUHAMMAD LUTH
5. 1 (satu) fotocopy kartu keluarga

2. Pada pukul 09.15 WIB telah dilaksanakan penangkapan di Pangkal Pinang, Kep. Bangka Belitung dengan identitas sebagai berikut:

IDENTITAS TERSANGKA
a. Nama : Rizki Surya Dharma
b. Tempat Tgl Lahir : Manggar, 17-02-1983.
c. Jenis Kelamin : Laki-laki
d. Agama : Islam
e. Pekerjaan : PNS ( Pegawai Puskeamas Selindung)
f. Alamat : Jln Jend Sudirman No. 4 Kel Gabek Satu, Kec Gabek, Kab Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kep Bangka Belitung.

BARANG BUKTI :
a. 1 buah Laptop merk Deel
b. 1 Buah flasdick merk Sundisk
c. 1 buah Flasdick Thosiba warna putih 8 G
d. 1 Buah Hp jenis Asus Zenfone
e. 1 Buah Hp Samsung J Prime
f. 1 Buah CD GT Pro
g. 1 Buah I Pad

3. Pada pukul 12.20 WIB telah dilaksanakan penangkapan di Jembrana, Bali dengan identitas sebagai berikut:

IDENTITAS TERSANGKA:
a. Nama : RAMDANI SAPUTRA
b. Jenis Kelamin : Laki-laki
c. TTL : Jakarta, 3 Agustus 1979
d. Agama : Islam
e. Pekerjaan : Karyawan Polytron
f. Alamat KTP : Dusun Kedisan, Kelurahan/Desa : Yehembang, Kecamatan. Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Provinsi, Bali.

BARANG BUKTI :
1. 1 (satu) buah Handphone Sony Experia ZR Warna Hitam
2. 1 (buah) sim Card 3 dengan no 089686208389

4. Pada pukul 13.00 WIB telah dilaksanakan penangkapan di Jatinunggal, Sumedang, Jawa Barat dengan identitas sebagai berikut:

IDENTITAS TERSANGKA:

a. Nama : Yuspiadin
b. Tempat Tgl Lahir : Sumedang, 05-05-1993.
c. Jenis Kelamin : Laki-laki
d. Agama : Islam
e. Pekerjaan :wiraswasta
f. Alamat : Dusun Cilanggok Rt 002 Rw 005 Kel.Tarikolot Kec.Jatinunggal Sumedang.

BARANG BUKTI :
a. 1 buah HP andromax A
b. 1 Buah HP I-Cherry

Konten-konten yang disebarkan pelaku meliputi isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia, penculikan ulama, dan mencemarkan nama baik presiden, pemerintah, hingga tokoh-tokoh tertentu. Tidak hanya itu, pelaku juga menyebarkan konten berisi virus pada orang tertentu.

“Menyebarkan virus yang sengaja dikirimkan kepada orang atau kelompok lawan yang berakibat dapat merusak perangkat elektronik bagi penerima,” kata Fadil.

Fadil memastikan pihaknya akan mendalami pelaku lain dari grup-grup yang diikuti para tersangka.

“Mendalami pelaku lain dari grup-grup yang diikuti oleh para tersangka,” tandasnya.

Para tersangka diduga telah melakukan tindak pidana sengaja menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi SARA dan atau dengan sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronik dan atau membuat sistem elekteonik tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Mereka terancam dikenai pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) UU ITE 11/2008 ITE, pasal jo pasal 4 huruf b angka 1 UU 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau pasal 33 UU ITE.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: