//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Tengku Zulkarnain: Jokowi Minta Ba’asyir Dibawa ke RSCM Pakai Heli

Abu Bakar Baasyir di Lapas Gunung Sindur

Abu Bakar Baasyir di Lapas Gunung Sindur. (Tribunnews.com)

Anekainfounik.net. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin disebut meminta Presiden Joko Widodo membolehkan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir mendapatkan perawatan kesehatan di RS Cipto Mangunkusumo. Presiden Jokowi pun disebut setuju terkait rencana tersebut bahkan meminta narapidana kasus terorisme tersebut diangkut dengan helikopter.

Hal ini dikatakan oleh Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain. Tengku mengatakan permintaan itu direspons cepat Jokowi dengan memanggil Wakil Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Langsung direspons segera, saat itu juga Presiden langsung memanggil Wakil Kepala BNPT untuk menyelesaikan hal itu dengan segera,” kata Tengku saat dihubungi, Selasa (27/2/2018), dilansir anekainfounik.net dari detikcom.

Tengku mengetahui hal ini karena Ma’ruf Amin bercerita kepadanya. Selain itu, Ma’ruf Amin bercerita juga soal Jokowi yang meminta Ba’asyir diangkut menggunakan helikopter dari Lapas Gunung Sindur ke RSCM.

Tengku memandang respons yang ditunjukkan Jokowi sebagai wujud kepedulian terhadap HAM. Dia berharap rencana pengobatan Ba’asyir tak terbentur birokrasi.

“(Waktunya) Harusnya segera. Bahkan harus disediakan helikopter kalau perlu untuk mengangkut beliau. Sebegitu Presiden Jokowi ngomong begitu. Hebat juga ya kalau presiden sepeduli itu dengan HAM, saya harap ya anak buah di bawah kalau benar ini perintah Pak Jokowi, harusnya lincah. Mengimbangi gerakan presiden ini. Presiden lincah, yang di bawah juga harus lincah,” ungkapnya.

Tengku berharap Ba’asyir dapat diperbolehkan berobat dan pulang ke rumah. Dia mengambil contoh mantan Bupati Kutai Kertanegara Syaukani Hasan Rais yang mendapatkan grasi pada masa Presiden ke-5 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Syaukani diberikan grasi pada 17 Agustus 2010 atas dasar sudah sakit parah.

“Saya pikir kalau Ustaz Abu Bakar Ba’asyir, yang tahu tentu dokter ya. Kalau dokter mengatakan sudah parah, demi hukum semestinya Ustaz Abu Bakar Ba’asyir ya harus pulang. Itu kan demi hukum karena kemanusiaan. Itu sudah tertulis dalam konstitusi kita jadi tidak mungkin dilanggar. Kita kan negara hukum. Tapi dokter yang tahu hal ini,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, anak ketiga Ba’asyir, Abdul Rohim Ba’asyir, mengaku sudah mengetahui rencana ini dari akun Twitter Tengku Zulkarnain.

Dia berharap Ba’asyir dapat dibebaskan.

“(Tengku) beliau cerita, dari kalangan MUI juga banyak yang mengusahakan melobi Presiden untuk bisa membebaskan beliau (Ba’asyir) yang memang sudah tidak layak di penjara,” ujar Abdul.

Abdul menceritakan kondisi ayahnya yang mengalami pembengkakan di kaki. Pihak dokter yang merawat terpidana kasus terorisme itu memberikan kaos kaki khusus agar pembengkakan kaki dapat diminimalisir.

“Kemudian oleh dokter, karena ada penumpukan air di kaki, diberi kaos kaki khusus. Agar kakinya tak bengkak. Sekarang kakinya sudah tak terlalu bengkak karena kaos kaki itu. Memang butuh perawatan intensif,” ucap Abdul.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: