//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Bukunya Laris Manis, Ahok Jadi Lebih Kaya di Penjara

Penampakan buku Ahok di Mata Mereka

Penampakan buku Ahok di Mata Mereka. (Instagram @timbtp)

Anekainfounik.net. Kuasa hukum yang juga adik mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Fifi Lety Indra, mengatakan, buku Ahok di Mata Mereka laris di pasaran sejak diluncurkan pada Juli 2017. Bahkan, kata Fifi, pesanan buku tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri.

Penjualan buku tersebut yang membuat Ahok tetap mendapat pemasukan meskipun ia masih menjalani masa penahanan di Rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

“Ya, sehari bisa 50 buku ya Bapak harus tanda tangan. Ya, Bapak dapat uang banyak dari (penjualan buku), lebih kaya sih di penjara, he-he-he,” ujar Fifi seusai sidang perceraian Ahok-Veronica Tan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (28/2/2018), dilansir anekainfounik.net dari Kompas.com.

Sebagai informasi, buku Ahok di Mata Mereka merupakan buku yang menyampaikan opini 51 penulis tentang Ahok. Salah satu penulis yang menyampaikan opininya di buku tersebut adalah Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Buku yang dilengkapi tanda tangan Ahok tersebut dijual Rp 750.000. Informasi mengenai buku ini dapat diperoleh dari Instagram @timbtp.

Fifi sendiri tidak mengetahui pasti jumlah buku yang telah terjual serta nominal uang yang telah didapatkan. Adapun seluruh hasil penjualan buku tersebut akan digunakan untuk membiayai kebutuhan Ahok serta memberikan bantuan kepada pihak yang membutuhkan.

“Untuk biaya hidup lah segala macem, untuk kegiatan sosial. Biasa kan bapak (Ahok -red). Orang susah tetep kita tolong dari zaman bapak saya almarhum,” ucap Fifi.

Ahok pun masih menyisihkan hasil penjualan buku itu untuk bantuan sosial di kampung halamannya di Bangka Belitung (Babel).

“Masyarakat (Babel) pada ditampung di rumah (saat banjir), siapa yang kasih makan, kasih minum? Rumah rusak siapa yang perbaiki? Kami juga,” terang Fifi.

Salah satu staf Ahok, Natanael Oppusunggu mengamini hal tersebut. Dia menjelaskan banyak keuntungan bersih yang bisa diraup Ahok dari penjualan buku tersebut sejak 19 Juli 2017.

“Bisa sampai miliaran. Ya lumayanlah untuk menghidupi semua. Kalau tidak, mau dari mana lagi,” terang Nael dilansir dari CNNIndonesia.com.

Staf Ahok lainnya, Imadya, juga menyatakan hal yang sama. Bahkan, Ahok pun merencanakan hasil penjualan buku tersebut akan digunakan untuk membiayai kegiatan Ahok setelah bebas dari penjara. Misalnya untuk mendukung anak-anak muda yang masih idealis.

“Sumbangan dana ini buat perjuangan Bapak ke depan. Kalau kita kan enggak tahu, habis keluar dari penjara Bapak juga mau biayai anak-anak yang idealis, yang BTP (bersih, transparan, profesional),” ujar Imadya, Kamis (24/8/2017), dilansir dari Kompas.com.

Fifi mengatakan, saat ini Ahok juga sedang menulis buku mengenai perjalanan hidupnya terutama selama satu tahun di penjara. Renungan itu berdasarkan refleksi Ahok membaca Alkitab..

“Ini, kan, (Ahok) lagi menulis buku, renungan Bapak. Dia sudah ada beberapa renungan Alkitab, renungan harian. Nanti kalau Tuhan berkenan, (renungan) akan dijadikan buku renungan 365 hari. Jadi, orang bisa ikuti Bapak selama ini,” katanya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: