//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Fuad Sidiq, Pengunggah Hoax di FB Berperan Jadi Sniper MCA

Fuad Sidiq berperan sebagai sniper MCA

Fuad Sidiq berperan sebagai sniper MCA. (Sindonews.com)

Anekainfounik.net. Polisi kembali menangkap dugaan pelaku penyebar ujaran kebencian (hate speech) di grup media sosial Facebook United Muslim Cyber Army. Pelaku yang diketahui bernama Fuad Sidiq (27) ini ditangkap pada Rabu (28/2/2018) sekitar pukul 16.30 WIB oleh anggota Polres Tasikmalaya dengan dibantu Satgas Ditkrimum Polda Jabar.

Lewat akun Facebook miliknya, Fuad mengunggah berita tentang orang gila membawa senjata tajam menerobos masuk ke Pondok Pesantren (Ponpes) Cipasung Tasikmalaya, Jawa Barat.

“Unggahan Fuad membuat resah masyarakat karena itu kami amankan. Perbuatan Fuad melanggar Undang-Undang ITE,” kata Direktur Reskrimum Polda Jabar Kombes Pol Umar Surya Fana di Mapolda Jabar, Kamis (1/3/2018), dilansir anekainfounik.net.

Dalam unggahan yang dibagikan di grup Facebook United MCA pada Sabtu 24 Februari 2018, Fuad menulis “Tertangkap lagi satu tadi siang… orang gila masuk pesantren Cipasung Tasikmalaya… barang bukti sajam,”.

Unggahan itu dilengkapi empat foto, antara lain, foto seorang pria sedang diikat, orang dengan posisi terbaring dan terikat tangannya. Kerumuman massa di pintu gerbang Ponpes Cipasung, foto seorang pria membawa golok dan pisau.

Hoax yang disebarkan Fuad Sidik

Hoax yang disebarkan Fuad Sidik. (Facebook)

“Postingan di atas telah menyebar dan membuat pertanyaan serta kekhawatiran masyarakat tentang kejadian di Ponpes Cipasung, dan menyebarkan situasi yang tidak sesuai fakta-fakta sebenarnya,” kata Umar.

Polisi juga menyebut Fuad berperan sebagai ‘sniper’ dalam kelompok MCA tersebut dengan mencari foto-foto yang bisa diolah menjadi berita hoax.

“Dia pengumpan foto. DI MCA ini ada yang bertugas cari foto dan berita. Nah dia yang mencari foto,” kata Umar.

Setelah foto didapat, sang ‘sniper’ mengirimkan foto-foto tersebut ke anggota inti MCA. Foto itu nantinya akan diolah menjadi berita viral. “Inti MCA yang akan kolaborasikan apakah ini layak atau tidak untuk di viralkan. Merekalah (inti MCA) yang menentukan itu bisa di-upload atau tidak,” tutur Umar.

Umar mengungkapkan foto-foto yang didapat ‘sniper’ rata-rata bukan kejadian asli. Menurutnya, foto diambil secara acak melalui internet.

“Seperti yang di-upload oleh dia yang di (ponpes Cipasung) Tasikmalaya, dia ngakunya ambil dari internet,” tandasnya.

Dari tangan Fuad, polisi mengamankan barang bukti satu ponsel merek Samsung Duos warna putih. Guna kepentingan penyelidikan, pelaku kemudian diamankan dan dilakukan pemeriksaan mendalam. Akibat perbuatannya, pria yang bekerja di salah satu rumah makan di Tasikmalaya ini dikenakan Pasal 45A angka 2 jo Pasal 28 angka 2 UU RI No 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta UU RI No 1 Tahun 1946 Pasal 14 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: