//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

(Hoax) Muhammad Luth ‘The Family MCA’ Disebut Ahokers, Polisi Membantah

Jawa Pos menyebut anggota MCA Ahokers

Jawa Pos menyebut anggota MCA Ahokers.

Anekainfounik.net. Muhammad Luth, salah satu anggota The Family Muslim Cyber Army atau The Family MCA yang telah ditangkap polisi disebut sebagai Ahokers atau sebutan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Kabar ini pertama kali diberitakan Jawapos.com pada Minggu (4/3/2018).

Sebagai informasi, Muhammad Luth, 40 tahun, berprofesi sebagai karyawan. Ia bertugas membuat virus untuk disebarkan, dan sebagai komandan grup ini. Selain itu Luth juga membuat konten berisikan isu provokatif dan ujaran kebencian.

Luth bersama anggotanya yang tersebar di Bandung, Bali, Pangkal Pinang, Yogyakarta, dan Palu diringkus kepolisian atas dugaan penyebaran isu SARA dan provokatif secara terpisah. Luth sendiri ditangkap di rumahnya di Jalan Sunter Muara , Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin (26/2/2018).

Sosok Muhammad Luth yang ditangkap polisi

Sosok Muhammad Luth yang ditangkap polisi

Kabar Luth sebagai Ahokers semakin viral setelah Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menyebarkan berita dari JawaPos tersebut.

“Dari web resmi @jawapos menemukan bahwa ketua MCA adalah Ahoker. Jadi maling teriak maling dan ngaku Muslim segala. Ayok @DivHumas_Polri selesaikan barang ini. Jangan mau merusak nama Polri dengan menyerang identitas agama,” cuit Fahri lewat akun Twitter miliknya @fahrihamzah, Minggu.

Yang membuat analisis JawaPos ini dipertanyakana adalah media tersebut berasumsi dari sumber yang tidak jelas, yakni dari akun Twitter @EVALockheart. Akun tersebut merasa aneh pasalnya akun twitter Luth, @cak_luth banyak sekali memfollow akun-akun pendukung Ahok, seperti akun bermana JokowiAhok2019, Ahok Tetap Dihati dan sebagainya.

“Masuk akal gak kalo ketua MCA @Cak_Luth follow akun2 begini?,” tulis pemilik akun @EVALockheart.

Analisis yang disampaikan @EVALockheart tentu saja patut dipertanyakan. Menfollow akun pendukung Ahok belum tentu sebagai Ahokers. Lagipula, apakah akun @cak_luth benar-benar merupakan milik Muhamamd Luth?

Akun Twitter @partaisocmed membantah hal tersebut.

Kata @partaisocmed, @cak_luth sengaja di-framing sebagai anggota MCA untuk memfitnah pihak lain atas kejahatan mereka.

“Adapun latar belakang difitnahnya @Cak_Luth sebagai anggota MCA dari pendukung Jokowi semata2 hanya karena sama2 menggunakan nama Luth. Dan tujuan dibalik framing @Cak_Luth adalah orang yg sama dgn Muhammad Luth anggota MCA yg ditangkap polisi adalah untuk memfitnah pihak lain atas kejahatan2 yg mereka lakukan selama ini,” cuit @partaisocmed.

MCA, disebutnya, ditunggangi oleh anasir-anasir jahat yang memiliki modal dan kekuatan politik. Oleh karenanya maka jangan heran jika framing jahat ini akhirnya juga melibatkan media mainstream.

Polisi sendiri menegaskan bahwa akun tersebut bukan kepunyaan tersangka Lutfi. Irwan menduga itu hanya akun anomin.

“Bukan, akun anonim kemungkinannya yah,” ungkap Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Irwan Anwar, Minggu (4/3), dilansir anekainfounik.net dari radarsarko.com, grup media Jawa Pos.

Irwan menerangkan bahwa seluruh akun milik Lutfi yang diduga digunakan untuk penyebaran berita bohong (hoax) maupun konten berisikan ujaran kebencian telah disita seluruhnya oleh penyidik. Dari yang berhasil diamankan tidak ada akun atas nama @Cak_Luth.

“Semua akun Lutfi kita sudah sita, berarti ada orang mengatasnamakan Lutfi berarti ” imbuh Irwan.

Disinggung terkait kebenaran bahwa Lutfi merupakan pendukung Ahok, Irwan menegaskan bahwa pihaknya tidak sampai ke tahap itu. Ia hanya menindak Lutfi sesuai dengan dugaan tindak pidana yang dilakukan.

“Kalau kita sih gak lihat dia pendukung siapa pendukung siapa yah, kita lihatnya ada dugaan pidana yang dilakukan bersangkutan, murni penegakkan hukum,” pungkas Irwan.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: