//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Disomasi dan Dipolisikan Soal Jalan Jatibaru, Anies Minta Jangan Dipolitisir

Anies Baswedan tetap tak mau buka Jalan Jatibaru

Anies Baswedan tetap tak mau buka Jalan Jatibaru. (viva.co.id)

Anekainfounik.net. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terus didesak untuk membuka kembali Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang ditutupnya untuk memfasilitasi pedagang kaki lima (PKL) bisa berjualan di jalan. Setelah diminta Dirlantas Polda Metro Jaya lewat rekomendasinya, Anies bahkan dilaporkan Cyber Indonesia ke polisi pada 22 Februari 2018 yang lalu.

Terakhir, Anies disomasi oleh sopir mikrolet M08 Tanah Abang-Kota yang datang ke Balai Kota, Rabu (7/3) sekitar pukul 13.30 WIB didampingi oleh kuasa hukum yang tergabung dalam Perkumpulan Advokat Kebijakan Publik untuk Masyarakat Indonesia (Pakubumi).

Walaupun sudah disomasi dan dipolisikan, mantan Mendikbud tersebut tetap ngotot tak mau membuka Jalan Jatibaru. Ia bahkan menuding pihak yang mengkritiknya terkait hal ini melakukan politisasi. Ia tidak menyebut siapa yang menjadikan persoalan Tanah Abang menjadi wacana politik.

“Persoalan Tanah Abang ini jangan dijadikan sebagai wacana politik, karena ketika dijadikan wacana politik kita tidak berdiskusi lagi soal teknokratik isunya yaitu isu penataan orang berlalu lalang, orang berlalu lintas dan orang berdagang,” kata dia di Balai Kota, Kamis (8/3), dilansir anekainfounik.net dari Republika.

Menurutnya, persoalan Tanah Abang semata-mata adalah masalah teknokratik. Anies menyatakan, akan menerima masukan dari semua pihak jika terkait teknis penataan di kawasan Tanah Abang. Namun, jika masuk dalam wacana politik, kata dia, maka akan menjadi siapa di posisi apa lalu bagaimana sikapnya.

Anies juga menanggapi santai terkait somasi sopir angkot yang menilai solusi OK Otrip dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak sesuai harapan.

Salah satunya soal target perjalanan 190 kilometer per hari yang harus ditempuh para sopir. Mereka kesulitan mencapai target itu.
Ketidaksesuaian ini membuat sopir angkot Tanah Abang melakukan somasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sebuah usaha yang mereka lakukan agar Jalan Jatibaru dibuka kembali.

Terkait tuntutan itu, Anies menjawab solusi harus sesuai dengan masalah yang muncul.

“Jadi kalau misalkan ada masalah baru, ya, carikan solusi-solusi baru,” kata Anies.

Ketika yang menjadi masalah adalah sistem OK Otrip, maka seharusnya itulah yang dicarikan solusi.

Anies mengatakan, masalah baru yang muncul tidak boleh serta merta membatalkan seluruh kebijakan. Kata dia, Pemprov DKI juga sudah membahas persoalan OK Otrip Tanah Abang. 

“Bahwa bagaimana pun pemerintah harus menyiapkan pembiayaan selisih antara biaya yang dikeluarkan operator dengan pemasukannya. Karena kalau tidak, ya, tidak ada yang mau berusaha di bidang transportasi umum,” ujarnya, dilansir dari Kompas.com.

Anies mengatakan, persoalan Jalan Jatibaru bukan sekadar membuka tutup jalan. Penutupan Jalan Jatibaru merupakan salah satu bagian penataan Tanah Abang tahap pertama. Menurut rencana, penataan akan dilakukan sampai tiga tahap.

Anies ingin, penataan Tanah Abang dilihat secara keseluruhan. Terkait pembukaan Jalan Jatibaru, dia merasa hal itu belum mendesak.

“Artinya, kalau misalnya (Jalan jatibaru) harus dibuka itu karena urgensi apa gitu yang membedakan dibandingkan bulan lalu, kan, enggak ada yang beda,” ujarnya.

Lagipula jika harus membuka Jalan Jatibaru, Pemprov DKI harus menyiapkan tempat relokasi bagi PKL Tanah Abang.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta Irwandi mengatakan, pedagang akan direlokasi ke atas sky bridge. Artinya, kemungkinan Jalan Jatibaru dibuka kembali setelah sky bridge terbangun.

Pembangunan sky bridge termasuk bagian penataan Tanah Abang.

“Jadi masih tunggu sky bridge dulu,” kata Irwandi.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: