//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Wakil Ketua DPC PPP Jombang Tewas Usai Kencani Waria, Istri Tak Percaya

Ismiati, istri Wakil Ketua DPC PPP Jombang Syafii Has

Ismiati, istri Wakil Ketua DPC PPP Jombang Syafii Has. (iNews.id)


Anekainfounik.net. Wakil Ketua DPC PPP Jombang Muhammad Syafii Has (58), ditemukan tewas dalam kondisi terlentang dan telanjang di tengah kebun tebu tepi Sungai Brantas, Desa Mlirip, Jetis, Jumat (16/3) sekitar pukul 09.00 WIB. Hanya celana dalam hitam yang melekat di tubuh korban. Celana dalam ini pun dalam kondisi tak menutupi kemaluannya.

Pakaian milik korban tertindih tubuhnya. Dompet dan ponsel korban masih ada di celana. Selain itu, terdapat sejumlah kondom bekas pakai di sekitar mayat. Sepeda motor korban Honda Vario nopol S 5869 OD ditemukan di seberang jalan dari lokasi penemuan mayat.

Korban berada di lokasi diduga berkencan dengan seorang waria. Kapolresta Mojokerto AKBP Puji Hendro Wibowo mengatakan, pihaknya telah mengamankan seorang waria berinisial V, asal Jombang. V merupakan waria yang diketahui kencan dengan Syafii sebelum ditemukan tewas.

“Informasi sejumlah saksi, saat terakhir waria berinisial V bersama dia (korban), sekarang diperiksa di polres,” kata Puji kepada wartawan di kantornya, Jalan Bhayangkara, Sabtu (17/3/2018), dilansir anekainfounik.net dari detikcom.

Kebun tebu di tepi Sungai Brantas, tepatnya di depan pabrik penyedap rasa Desa Mlirip, memang menjadi tempat para waria melayani tamunya. Para waria biasa mangkal di sepanjang tanggul Sungai Brantas di atas jam 12 malam.

“V sempat kabur ke rumahnya di Jombang, tim Buser sudah mengamankan dia,” ujarnya.

Selain V, lanjut Puji, saat ini pihaknya memeriksa 2 waria lainnya yang merupakan teman V. Pihaknya juga memintai keterangan 2 orang pemilik warung di depan lokasi penemuan mayat korban.

Disinggung penyebab kematian korban, Puji belum bisa memberi kepastian. Menurut dia, hasil resmi autopsi jenazah korban hingga saat ini belum dia terima. Dari hasil pemeriksaan luar terhadap jasad korban, ditemukan luka bekas pukulan benda tumpul di kepala belakang korban. Keluar darah dari kedua telinga korban.

“Kami tangani kalau memang ada bukti tindak kekerasan, akan kami tindak secara hukum,” tandasnya.

Sementara, istri korban Ismiati (51) tak percaya suaminya berhubungan dengan waria. Ismiati menyebut suaminya tak pernah ke luar malam.

“Pamitnya ke Blimbing (Kesamben, Jombang) bilange mau ketemu Gus Adi, anaknya Bu Mundjidah, tapi saya telepon Gus Adi katanya ndak ketemu suami saya, beliau ada kunjungan di NTB. Ketemu orang lain mungkin, mungkin mbujuki (bohongi) saya,” kata Ismiati kepada wartawan di rumah duka, Desa Jombok, Kesamben, Minggu (18/3/2018).

Esok harinya, Jumat (16/3) sekitar pukul 09.00 WIB, Ismiati mendapat telepon dari ponsel suaminya. Namun, orang yang berbicara kepadanya dari Polresta Mojokerto.

“Kabar dari polres kalau pak Syafii di rumah sakit, tahu-tahu saat di rumah sakit suami saya sudah di kamar mayat,” ujarnya.

Menurut Ismiati, Syafii sosok yang religius dan baik dengan tetangga. Juga tidak pernah aneh-aneh. “Ada indikasi tidak beres,” aku Ismiati.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Agen Bola

Berita Terbaru: Aneka Info Unik

Kami tidak dapat memuat data blog saat ini.

Iklan
%d blogger menyukai ini: