//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Romi: Jokowi Pernah Tawari Prabowo Jadi Cawapres pada November 2017

Prabowo dan Jokowi di Istana

Prabowo dan Jokowi di Istana. (Liputan6.com)

Anekainfounik.net. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengklaim Jokowi pernah menawarkan Prabowo Subianto untuk menjadi calon wakil presidennya pada Pilpres 2019 mendatang.

Menurut pria yang akrab disapa Romy itu, hal ini terjadi ketika Jokowi bertemu Prabowo pada November 2017.

“Saat itu Pak Prabowo menyampaikan ‘saya merasa sangat terhormat di akhir perjuangan saya bisa dipinang sebagai wakil presiden’,” ujar Romy saat ditemui usai acara munas alim ulama PPP di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/4), dilansir anekainfounik.net dari CNN Indonesia.

Romy mengaku tak dapat memastikan permintaan itu berawal dari Jokowi atau kah Prabowo.

“Bulan November Pak Jokowi dan Pak Prabowo dua kali bertemu. Tahun 2017. Dan di situ ada semacam keinginan. Kalau melihat kalimatnya bisa jadi Pak Jokowi yang berinisiatif. Kenapa saya tahu? Karena waktu itu Pak Jokowi menanyakan kepada saya,” kata Romi.

Romi mengatakan, Jokowi sempat menanyakan pendapatnya jika ia menggandeng Prabowo sebagai cawapres pada Pilpres 2019.

“Saya waktu itu tanpa konsultasi dengan siapa pun langsung setuju. Agak kaget Pak Jokowi menanggapi jawaban saya,” katanya.

Romy beralasan dengan bersatunya Jokowi dan Prabowo diyakini akan mencegah konflik yang selama ini terjadi di antara kedua kubu tersebut. Menurut Romy, keinginan Jokowi menggandeng Prabowo saat itu semata demi keutuhan NKRI.

Berkaca dari pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta 2017 yang sempat berbau isu SARA, Romy tak menampik isu itu bisa muncul kembali dalam Pilpres 2019.

“Beliau [Jokowi] menyampaikan, ‘bayangkan mas, gaduhnya republik ini. DKI Jakarta saja satu provinsi luar biasa gaung perbedaannya. Bayangkan ini nasional’,” tuturnya.

Ia memaklumi kekhawatiran Jokowi. Menurut dia, dengan pelaksanaan Pemilu 2019 yang digelar serentak dan yang diikuti sekitar 320.000 calon anggota legislatif (caleg), potensi perpecahan bisa terjadi jika Jokowi dan Prabowo kembali berhadapan. Alasannya, masing-masing caleg akan mengampanyekan Jokowi dan Prabowo sekaligus karena waktu pencoblosan pileg dan pilpres berbarengan.

“Masing-masing (caleg) mengampanyekan hanya dua kutub. Jokowi atau Prabowo. Bisa dibayangkan betapa dahsyatnya. Dan itu tak terjadi pada Pilpres 2014 karena pileg duluan,” ujar Romi.

Romy juga yakin pasangan tersebut akan terpilih secara aklamasi karena dari sejumlah survei menunjukkan tingkat keterpilihan di atas 70 persen jika keduanya bersatu.

“Makanya waktu itu saya langsung ‘iya’. Hanya saja sebulan setelahnya pada Desember saya ketemu Pak Jokowi, katanya berat [ajak Prabowo],” ucap Romy.

Saat itu, kata Romy, Jokowi menyampaikan dari sejumlah ketua umum partai yang mendukung hanya dia yang setuju jika mantan wali kota Solo itu menggandeng Prabowo. Selain itu hanya sekitar 10 persen relawan yang menyetujui rencana tersebut.

“Setelah itu ternyata Pak Prabowo masih mengirimkan utusan untuk menanyakan kemungkinan jadi wapres bagi Pak Jokowi,” katanya.

Namun, menurut Romy, Jokowi tak bisa langsung menjawab karena mesti meminta pertimbangan pada ketum partai lainnya.

“Tapi ternyata Pak Prabowo ingin jawabannya segera, sehingga sampai hari ini belum ada [cawapres Jokowi],” tutur Romy.

Prabowo akhirnya mendeklarasikan diri sebagai bakal calon presiden beberapa waktu lalu. Putusan maju capres itu diklaim sudah resmi dan final setelah mendengarkan aspirasi dari seluruh pengurus Gerindra baik tingkat daerah hingga pusat.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: